Timnas U-22 Diterima Jokowi, Marinus Curhat Soal Jalan di Sarmi

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemain Timnas Indonesia U-22, Marinus Wanewar (kiri), melakukan selebrasi bersama rekannya Witan Sulaiman usai membobol gawang Kamboja dalam pertandingan Grup B Piala AFF U-22 di Stadion Nasional Olimpiade Phnom Penh, Kamboja, Jumat, 22 Februari 2019. Indonesia menang 2-0. ANTARA/Nyoman Budhiana

    Pemain Timnas Indonesia U-22, Marinus Wanewar (kiri), melakukan selebrasi bersama rekannya Witan Sulaiman usai membobol gawang Kamboja dalam pertandingan Grup B Piala AFF U-22 di Stadion Nasional Olimpiade Phnom Penh, Kamboja, Jumat, 22 Februari 2019. Indonesia menang 2-0. ANTARA/Nyoman Budhiana

    TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Joko Widodo atau Jokowi mengajak para pemain tim nasional sepak bola U-22 (Timnas U-22) berdialog di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis, 28 Februari 2019. Para punggawa Garuda Muda diundang ke Istana Merdeka setelah menjuarai Piala AFF U-22.

    Salah satu pemain yang ia ajak berdialog adalah Marinus Wanewar, pemain yang menjadi top skor dalam Piala AFF U-22. "Marinus dari mana sih?" tanya Jokowi penasaran. Marinus mengatakan bahwa ia berasal dari Papua.

    Baca: Presiden Jokowi Beri Tiap Pemain Timnas U-22 Bonus Rp 200 Juta

    "Iya saya tahu dari Papua. Tapi dari mana, dari Wamena, Jayapura, atau Merauke?" kata Jokowi disambut tawa para pemain dan staf yang hadir.

    Marinus mengatakan bahwa ia berasal dari Sarmi. "Bupatinya yang perempuan itu," ucap Marinus berkelakar.

    Presiden Joko Widodo atau Jokowi berfoto bersama pemain dan official Timnas Indonesia U-22 di Istana Merdeka, Jakarta, 28 Februari 2019. Tempo/Friski Riana

    Jokowi pun meminta Marinus bercerita. Namun, ia tak menyangka bahwa Marinus akan curhat mengenai kondisi jalan di Sarmi yang belum bagus. "Bukan urusan sepak bola, tapi urusan jalan," kata Jokowi heran.

    Adapun pemain Timnas U-22 lainnya, Bagas Adi Nugroho, menyampaikan ucapan terima kasih kepada Jokowi atas motivasi yang diberikan. Ia mengatakan bahwa beberapa temannya ingin menjadi PNS, polisi, atau TNI. Ia juga meminta Jokowi memberikan kenaikan pangkat untuk rekannya yang menjadi anggota kepolisian.

    "Saya sendiri mungkin dari teman saya, mereka ada yang anggota polisi diangkat, maksudnya lebih naik pangkat Pak. Mungkin untuk tni, mohon kejelasannya Pak. Terima kasih," kata Bagas.

    FRISKI RIANA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Mereka Boleh Tetap Bekerja Saat DKI Jakarta Berstatus PSBB

    PSBB di Jakarta dilaksanakan selama empatbelas hari dan dapat diperpanjang. Meski demikian, ada juga beberapa bidang yang mendapat pengecualian.