PSIS Semarang Kalah, Pemain Brasil Ini Malah Lagi Senang

Reporter:
Editor:

Hari Prasetyo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Claudir Marini, pemain baru PSIS Semarang yang mencetak gol perdanya pada Piala Presiden 2019 (pssi.org).

    Claudir Marini, pemain baru PSIS Semarang yang mencetak gol perdanya pada Piala Presiden 2019 (pssi.org).

    TEMPO.CO, Jakarta - Rasa senang sekaligus kecewa dirasakan Claudir Marini Junior usai timnya, PSIS Semarang, menjalani laga perdana fase penyisihan Grup C Piala Presiden 2019 di Stadion Moch Soebroto Kota Semarang, Rabu  malam, 6 Maret 2019.

    Kebahagian penyerang  PSIS Semarang asal Brasil itu datang karena dia mencetak gol debut. Lalu, kesedihan yang dia rasakan karena PSIS takluk 1-3 dari Persipura Jayapura.

    Namun, dia tidak ingin larut dan segara ingin bangkit untuk mengejar kemenangan perdana.

    "Saya sangat senang mencetak gol. Meskipun begitu kami kalah di laga ini. Hal itu tidak akan membuat saya berhenti di sini. Saya bangga kepada pemain dan rekan saya, yang penuh tenaga di babak kedua. Sebab kami tidak begitu banyak berbicara banyak di babak pertama," kata Marini usai laga.

    Semua yang dia kerjakan ini juga diperuntukan bagi suporter PSIS yang datang mendukung. Sebab dia melihat Panser Biru dan Snex merupakan basis suporter yang fantastis.

    "Kami berharap suporter terus percaya dengan apa yang kami lakukan. Kami tidak ingin mengecewakan dukungan mereka yang begitu fantastis," kata Marini. Dia optimistis PSIS bisa memangkan dua laga sisa di Grup C. Dia berkeyakinan, PSIS bisa lebih berkembang.

    "Saya sangat senang dengan apa yang saya kerjakan di lapangan. Kami yakin bisa memenangkan dua laga selanjutnya dan memberikan yang terbaik. Sebab kami punya kerja sama bagus, pelatih bagus. dan pemain bagus. Saya percaya tim saya," ucap pemain PSIS Semarang jebolan klub asal Brasil, Corinthians ini.

    PSSI.ORG


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Rekor Selama Setahun Bersama Covid-19

    Covid-19 telah bersarang di tanah air selama setahun. Sejumlah rekor dibuat oleh pandemi virus corona. Kabar baik datang dari vaksinasi.