Didesak Mundur Bobotoh Persib, Ini Tanggapan Miljan Radovic

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemain Persib Bandung, Gozali Siregar (tengah) melepas tendangan dalam kawalan  pemain Persebaya Surabaya Novan Setya di laga Piala Presiden 2019 di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Kamis, 7 Maret 2019. Dengan dua kekalahan ini, bisa dikatakan peluang Persib untuk lolos nyaris habis. TEMPO/Prima Mulia

    Pemain Persib Bandung, Gozali Siregar (tengah) melepas tendangan dalam kawalan pemain Persebaya Surabaya Novan Setya di laga Piala Presiden 2019 di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Kamis, 7 Maret 2019. Dengan dua kekalahan ini, bisa dikatakan peluang Persib untuk lolos nyaris habis. TEMPO/Prima Mulia

    TEMPO.CO, Jakarta -  Kekalahan 2-3 yang dialami Persib Bandung dari Persebaya Surabaya membuat sejumlah bobotoh berang. Bahkan beberapa orang dari mereka menerobos masuk ke lapangan pertandingan di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Kamis.

    Dalam lanjutan Piala Presiden Grup A tersebut, para bobotoh berlarian dan berusaha menghampiri para pemain Persib dan juga pelatih Persib Bandung Miljan Radovic usai laga berakhir. Salah seorang bobotoh pun nyaris menyerang Radovic namun terhadang oleh penjagaan polisi yang mengawalnya masuk menuju ruang ganti.

    Sebelum laga berakhir, terlihat para bobotoh di tribun sebelah utara menyalakan "flare". Selain itu, mereka sepanjang babak kedua pertandingan meneriaki Radovic karena kekecewaannya terhadap Persib yang kalah unggul dengan Persebaya.

    "Ganti pelatih, ganti pelatih," teriak para bobotoh.

    Seusai laga, pelatih berpaspor Montenegro itu angkat bicara. 
    Ia merasa reaksi bobotoh terlalu berlebihan terhadap kekalahan persib hari ini. Apalagi, ada upaya penyerangan kepadanya yang dilakukan oleh para bobotoh.

    "Kalau kami menang, semua senang. Kalau kami kalah, itu normal. Kalau mereka datang dan (mencoba) pukul pemain, atau saya, itu tidak bisa. Saya pelatih di sini, saya dukung pemain semua, saya mau melindungi mereka, itu tidak enak," kata Radovic.

    Radovic merasa kecewa terhadap para bobotoh. Menurut dia, baik menang maupun kalah, bobotoh seharusnya tetap mendukung.

    "Saya selalu bicara saya (dengan) bobotoh sama. Mereka kritik itu normal. Akan tetapi, hari ini saya kritik mereka. Saya minta maaf untuk bobotoh," katanya.

    Selain itu Radovic menyebutkan saat ini masih belum menginjak liga utama.

    Ia juga mengaku jika permainan Persib kurang baik. Namun, pemain setiap hari telah melakukan latihan yang keras. "Saya bisa bicara 1 jam, saya kecewa. Saya salah hari ini, ini Piala Presiden, belum kompetisi," katanya.


     

     

    Lihat Juga

     


    Selengkapnya
    Grafis

    Realitas Versus Laporan Data Statistik Perkebunan Indonesia

    Laporan Data Statistik Perkebunan Indonesia 2017-2019 mencatat luas area perkebunan 2016 mencapai 11,2 juta hektare. Namun realitas berkata lain.