Zidane: Beberapa Bulan Sebelumnya Mungkin Saya Tolak Real Madrid

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Para pemain Real Madrid, mengangkat pelatihnya Zinedine Zidane, saat merayakan kemenangan meraih Piala Liga Champions ke-13 di Santiago Bernabeu, Madrid, 27 Mei 2018. AP

    Para pemain Real Madrid, mengangkat pelatihnya Zinedine Zidane, saat merayakan kemenangan meraih Piala Liga Champions ke-13 di Santiago Bernabeu, Madrid, 27 Mei 2018. AP

    TEMPO.CO, Jakarta - Pelatih Real Madrid, Zinedine Zidane, mengaku tak sempat memikirkan mengenai risiko pertaruhan reputasinya karena memutuskan kembali melatih tim elit Spanyol tersebut.

    "Saya tak sempat memikirkan soal risiko itu," kata Zidane pendek dalam jumpa pers seusai penunjukannya di markas Madrid, yang disiarkan langsung lewat kanal YouTube klub, Selasa dini hari WIB. "Tapi saya orang yang berpikir positif, saya selalu menghindari berpikir negatif."

    Zidane memang dihadapkan pada risiko mempertaruhkan reputasinya, yang berada di puncak tertinggi, ketika memutuskan meninggalkan kursi pelatih Madrid pada 31 Mei 2018.

    Dalam dua tahun dan enam bulan masa kepelatihannya, ZIdane meraih sembilan gelar bersama Madrid termasuk raihan three-peat Liga Champions atau menjuarainya tiga musim beruntun.

    Hal itu membuatnya menjadi pelatih pertama yang pernah menorehkan rekor seperti itu.

    Di sisi lain, Zidane juga mengaku tawaran yang datang dari Presiden Madrid, Florentino Perez, datang pada saat yang tepat.

    Pria Prancis itu memilih beristirahat dari dunia sepak bola sejak mundur dari Madrid dan ia mengaku waktu yang dilewatinya sudah cukup.

    "Saya sudah cukup beristirahat. Ketika Presiden (Perez) menelepon, saya memutuskan ingin kembali," katanya. "Jika Perez menelepon beberapa bulan sebelumnya, mungkin saya akan menolak."

    Zidane menyepakati kontrak melatih Madrid hingga Juni 2022, setelah rapat dewan direksi klub memutuskan memecat Santiago Solari.

    Pemecatan Solari adalah keputusan pergantian pelatih kedua yang ditempuh Madrid dalam musim 2018-2019 setelah sebelumnya juga memecat Julen Lopetegui pada pengujung Oktober 2018.

    Madrid kini berada di urutan ketiga klasemen dengan koleksi 51 poin terpaut 12 poin dari Barcelona (63) yang berada di puncak, sementara Liga Spanyol hanya menyisakan 11 pertandingan lagi.

    Real Madrid juga sudah lebih dulu terhenti di babak semifinal Piala Raja serta disingkirkan Ajax dari babak 16 besar Liga Champions.

    Tonton Alasan Real Madrid Panggil Kembali Zinedine Zidane


     

     

    Lihat Juga

     


    Selengkapnya
    Grafis

    Realitas Versus Laporan Data Statistik Perkebunan Indonesia

    Laporan Data Statistik Perkebunan Indonesia 2017-2019 mencatat luas area perkebunan 2016 mencapai 11,2 juta hektare. Namun realitas berkata lain.