Bayern Munchen Vs Liverpool 1-3, Simak 5 Fakta Menarik Ini

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemain Liverpool Sadio Mane. REUTERS/Darren Staples

    Pemain Liverpool Sadio Mane. REUTERS/Darren Staples

    TEMPO.CO, JakartaLiverpool berhasil melaju ke babak perempat final Liga Champions. Tim asal Inggris itu mengalahkan Bayern Munchen (Jerman) dengan skor 3-1 dalam laga kedua babak 16 besar di Allianz Arena, Kamis dinihari WIB.

    Liverpool mendapat dua gol dari Sadio Mane (26 dan 84) serta sata satu gol dari Virgil van Dijk (69). Gol tunggal Bayern Munchen tercipta dari bunuh diri Joel Matip (39).

    Liverpool lolos dengan skor agregat sama, 3-1, karena kedua tim bermain imbang tanpa gol di pertemuan sebelumnya.

    Berikut sejumlah fakta menarik dari laga ini:

    - Untuk pertama kalinya sejak 2008/09, ada empat tim Inggris yang lolos babak perempat final. Sebelum Liverpool, tim lain yang sudah melaju adalah Manchester United, Tottenham Hotspur, dan Manchester City.

    - Sadio Mane kini sudah mencetak 6 gol tandang di Liga Champions, menyamai rekor dua pemain Liverpool lain, Steven Gerrard dan Roberto Firmino.

    - James Milner memberi assist buat van Dijk di laga itu. Ia kini sudah menyumbang 10 assist di Liga Chaampions sejak awal musim lalu. Ia juga menjadi bek tengah pertama yang mencetak gol dan memberi assist dalam satu laga Liga Champions musim ini.

    - Virgil van Dijk sudah mencetak tiga gol dalam empat laga terakhir Liverpool. Gol itu melebihi yang ia cetak dala 55 tampilan pertamanya untuk Liverpool.

    - Joel Matip menjadi pemain Liverpool keempat yang mencetak gol bunuh diri di Liga Champions setelah Sami Hyypia (vs Besiktas, 2007), John Arne Riise (vs Chelsea, 2008, dan James Milner (vs Roma, 2018).

    Tonton: Sadio Mane Kunci Kemenangan Liverpool Vs Bayern

    UEFA | OPTA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Setahun Pandemi Covid-19, Kelakar Luhut Binsar Pandjaitan hingga Mahfud Md

    Berikut rangkuman sejumlah pernyataan para pejabat perihal Covid-19. Publik menafsirkan deretan ucapan itu sebagai ungkapan yang menganggap enteng.