Uji Coba, Bali United Turunkan Pemain Lapis Dua Hadapi PSSI U-23

Reporter:
Editor:

Choirul Aminuddin

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • CEO Klub Bali United, Yabes Tanuri (kiri) berbincang dengan Pelatih Bali United yang baru Stefano Cugurra dalam konferensi pers di Stadion I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Senin 14 Januari 2019. ANTARA FOTO/Nyoman Budhiana

    CEO Klub Bali United, Yabes Tanuri (kiri) berbincang dengan Pelatih Bali United yang baru Stefano Cugurra dalam konferensi pers di Stadion I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Senin 14 Januari 2019. ANTARA FOTO/Nyoman Budhiana

    TEMPO.CO, Jakarta - Pelatih Bali United Stefano 'Teco' Cugurra mengisyaratkan bahwa klubnya Bali United akan menurunkan para pemain pelapis dalam laga persahabatan melawan tim nasional U-23 Indonesia pada Ahad, 17 Maret 2019.

    "Saya ingin menurunkan beberapa pemain yang tidak banyak berlaga di Piala Presiden. Saya harus memberikan kesempatan kepada semua pemain untuk bertanding," ujar Teco di Stadion Patriot Candrabaga, Bekasi, Kamis 14 Maret 2019.

    Meski demikian, Bali United berjanji hal itu tidak mengurangi tensi pertandingan. Skuat berjuluk Serdadu Tridatu tetap akan bermain serius di hadapan tim Garuda Muda.

    Tujuannya tidak lain adalah agar kemampuan skuat timnas U-23 Indonesia semakin terasah.

    "Timnas U-23 ini tim bagus, terbukti mereka baru juara di Piala U-22 AFF. Kami ingin membantu persiapan mereka menuju kualifikasi Piala U-23 Asia," tutur Teco.

    Laga persahabatan timnas U-23 Indonesia kontra Bali United akan berlangsung di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Ahad lusa pukul 17.00 WIB.

    Sebelum menghadapi Bali United, timnas U-23 Indonesia yang akan bertanding di kualifikasi Piala U-23 Asia 2020 pada 22-26 Maret 2019 di Vietnam sebelumnya sudah bertanding kontra Semen Padang di mana laga tuntas dengan skor imbang 2-2.

    Laga melawan Bali diyakini menjadi kesempatan pelatih timnas U-23 Indra Sjafri untuk menentukan 23 nama yang akan dibawa ke kualifikasi Piala U-23 Asia 2020.

    Saat ini, tim Garuda Muda masih diperkuat total 30 pemain, termasuk dua pemain yang merumput di Eropa yaitu Egy Maulana Vikri (Lechia Gdansk, Polandia) dan Ezra Walian (RKC Waalwijk, Belanda).


     

     

    Lihat Juga

     


    Selengkapnya
    Grafis

    Beda Kerusuhan Mei 2019 dengan Kengerian di Ibu Kota 1998

    Kerusuhan di Jakarta pada bulan Mei terjadi lagi, namun kejadian di 2019 berbeda dengan 1998. Simak kengerian di ibu kota pada akhir Orde Baru itu.