Timnas-Belanda Vs Jerman: Era Baru Oranye Lawan Darah Muda Panzer

Reporter:
Editor:

Hari Prasetyo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gelandang Jerman, Leroy Sane berusaha melewati hadangan pemain Serbia, Antonio Rukavina dan Uros Spajic dalam pertandingan persahabatan di Volkswagen Arena, Wolfsburg, Jerman, 21 Maret 2019. REUTERS/Fabian Bimmer

    Gelandang Jerman, Leroy Sane berusaha melewati hadangan pemain Serbia, Antonio Rukavina dan Uros Spajic dalam pertandingan persahabatan di Volkswagen Arena, Wolfsburg, Jerman, 21 Maret 2019. REUTERS/Fabian Bimmer

    TEMPO.CO, Jakarta - Dua musuh bebuyutan, Timnas-Belanda dan Jerman, akan berhadapan untuk ketiga kali dalam enam bulan terakhir di Johan Cruyff Arena, Amstedam, dinihari nanti, Senin 25 Maret 2019.

    Dua negara ini bergabung dalam satu grup di Liga Nasional Eropa dan kualifikasi Euro 2020. Di  liga, Belanda menang 3-0 pada pertandingan pertama grup di Johan Cruyff Arena. Sedangkan pada pertadingan kedua di Veltins Arena, kandang FC Schalke 04, skor 2-2 setelah pasukan pelatih Belanda, Ronald Koeman, mencetak dua gol beruntun pada lima menit terakhir.

    Adapun pada pernampilan pertama Jerman dalam babak kualifikasi Grup C Euro 2020 di Amsterdam dinihari nanti menjadi kesempatan buat pelatih Joachim Low untuk menebus kegagalannya saat memimpin Jerman pada Piala Dunia 2018 di Rusia.

    Belanda sudah meraih kemenangan pertama dalam fase kualifikasi Euro 2020 ini dengan mengalahkan Belarusia 4-0, Kamis lalu.

    Sejak 2018, tim Belanda mengalami era baru di bawah asuhan Ronald Koeman. Mereka mengalahkan peraih trofi Piala Dunia 2014 dan 2018, yaitu Jerman dan Prancis, dalam jangka waktu dua bulan. Belanda lolos ke semfinal Liga Nasional Eropa sebagai juara grup dan akan bertanding lagi pada Juni mendatang.

    Kontras dengan Jerman yang mengalami keterpurukan tahun lalu. Low kemudian mencoret Jerome Boateng, Mats Hummels, dan Thomas Muller dari tim nasional. Dengan mengandalkan pemain muda dan yang paling senior berusia 24 tahun, racikan baru Low tampil mengesankan ketika mereka bermain 1-1 melawan Serbia pada pertandingan persahabatan Kamis lalu.

    Jerman belum memenangi satu pun pertandingan resmi sejak mereka tersingkir dari fase grup putaran final Piala Dunia 2018. Mereka menang dua kali, tapi dalam pertandingan persahabatan.

    SPORTSKEEDA | SKY SPORTS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kontroversi Nike ZoomX Vaporfly yang Membantu Memecahkan Rekor

    Sejumlah atlet mengadukan Nike ZoomX Vaporfly kepada IAAF karena dianggap memberikan bantuan tak wajar kepada atlet marathon.