Ditahan Panama: Tanpa Neymar, Apalah Artinya Timnas-Brasil?

Reporter:
Editor:

Hari Prasetyo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ekspresi penyerang Brasil, Neymar setelah dijegal pemain Meksiko dalam pertandingan Piala Dunia 2018 di Samara Arena, Samara, Rusia, 2 Juli 2018. REUTERS/David Gray

    Ekspresi penyerang Brasil, Neymar setelah dijegal pemain Meksiko dalam pertandingan Piala Dunia 2018 di Samara Arena, Samara, Rusia, 2 Juli 2018. REUTERS/David Gray

    TEMPO.CO, Jakarta - Juara Piala Dunia lima kali, Timnas Brasil, menunjukkan penampilan buruk ketika ditahan Panama 1-1 pada pertandingan persahabatan di Porto, Portugal, dinihari tadi, Minggu 24 Maret 2019.

    Sebaliknya, bagi Panama hasil tersebut menjadi sejarah baru. Gol yang dicetak Adolfo Machado pada menit ke-36 merupakan gol pertama tim Amerika Tengah itu ke gawang Brasil. Pada empat pertemuan sebelumnya, Panama selalu kalah dari Brasil dan kebobolan total 16 gol.

    Machado yang semula sempat dikira offside, menyambar bola dengan sundulannya untuk menghasilkan gol atau empat menit setelah Brasil sempat unggul melalui gol Lucas Paqueta.

    Seperti dilaporkan Reuters, Brasil mencoba terus menekan pada babak kedua dan tercatat 78 persen menguasai bola. Namun, Panama, yang tampak cukup puas dengan hasil seri, dapat mempertahankan skor 1-1 hingga pertandingan usai.

    Pelatih Brasil, Tite, yang sedang mempersiapkan tim untuk Copa America pada Juni mendatang, memberi kesempatan tampil bagi sejumlah pemain muda di antaranya Paqueta yang baru tiga kali memperkuat tim nasional, Eder Militao dan, bek Porto, Alez Telles, yang melakukan debutnya untuk tim Samba tersebut.

    Namun tanpa Neymar, yang sedang menjalani perawatan cedera kaki, tim Brasil tampak kehilangan inspirator seperti yang banyak diperankan penyerang Paris Saint Germain itu.

    Selanjutnya, Timnas Brasil akan melakukan laga persahabatan melawan tuan rumah Republik Cek di Praha, Selasa mendatang, 26 Maret 2019.


     

     

    Lihat Juga

     


    Selengkapnya
    Grafis

    Skenario Satu Arah Pada Arus Mudik 2019 di Tol Jakarta - Cikampek

    Penerapan satu arah ini dilakukan untuk melancarkan arus lalu lintas mudik 2019 dengan memanfaatkan jalur A dan jalur B jalan Tol Jakarta - Cikampek.