Kualifikasi Euro 2020: Inggris dan Prancis Menang, Portugal Seri

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemain Timnas Inggris, Harry Kane. (AP Photo/Victor R. Caivano)

    Pemain Timnas Inggris, Harry Kane. (AP Photo/Victor R. Caivano)

    TEMPO.CO, Jakarta - Hasil kualifikasi Piala Eropa 2020 pada Selasa dinihari WIB, 26 Maret 2019, menampilkan kemenangan besar Inggris dan Prancis. Sedangkan Portugal kembali tertahan.

    Inggris, yang berlaga di Grup A, menang 5-1 di kandang Montenegro. Harry Kane dan Ross Barkley sama-sama memborong dua gol, sedangkan gol The Three Lions lain dicetak Raheem Sterling. Gol tuan urmah dicpeloskan Marko Vesovic.

    Inggris kini memuncaki klasemen dengan nilai 6 dari 2 laga, unggul 4 poin dari Bulgaria. Montenegro dan Kosovo sama-sama mengemas nilai 1. Sedangkan Republik Cek belum meraih poin.

    Dari Grup B, Portugal kembali tertahan, kali ini hanya bermain 1-1 saat menjamu Serbia. Sebelumnya mereka juga ditahan Ukraina 0-0.

    Cristiano Ronaldo hanya bermain 30 menit dan diganti karena cedera hamstring. Portugal kebobolan oleh gol penalti Dusan Tadic, lalu mendapat gol dari Danilo Pereira.

    Portugal kini menempati posisi ketiga klasemen dengan nilai 2 dari 2 laga, di bawah Ukraina (4) dan Luksembourg (3). Serbia baru mengemas nilai 1.

    Dari Grup H, Prancis menang 4-0 saat menjamu Islandia di Stade de France. Gol Les Bleus dicetak Samuel Umtiti (12), Olivier Giroud (68), Kylian Mbappe (78), dan Antoine Griezmann (84).

    Prancis kini memuncaki klasemen dengan nilai 6 dari 2 laga, sama dengan Turki yang ada di bawahnya. Albania dan Islandia baru mengemas nilai 3.

    Hasil kualifikasi Piala Eropa 2020

    Grup A
    Kosovo 1-1 Bulgaria
    Montenegro 1-5 Inggris

    Grup B
    Portugal 1-1 Serbia
    Luksembourg 1-2 Ukraina

    Grup H
    Turki 4-0 Moldova
    Andorra 0-3 Albania
    Prancis 4-0 Islandia.


     

     

    Lihat Juga

     


    Selengkapnya
    Grafis

    Kombatan ISIS asal Indonesia yang Terdeteksi di Suriah dan Irak

    Pada 2017, BNPT memperkirakan seribu lebih WNI tergabung dengan ISIS. Kini, kombatan asal Indonesia itu terdeteksi terserak di Irak dan Suriah.