Van Gaal Bantah Solskjaer Bawa Perubahan di Manchester United

Reporter:
Editor:

Hari Prasetyo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pelatih Manchester United, Louis van Gaal menyaksikan sejumlah anak didiknya saat bertanding melawan Derby Country dalam putaran keempat Piala FA di iPro Stadium, Derby, Inggris, 29 Januari 2016. REUTERS

    Pelatih Manchester United, Louis van Gaal menyaksikan sejumlah anak didiknya saat bertanding melawan Derby Country dalam putaran keempat Piala FA di iPro Stadium, Derby, Inggris, 29 Januari 2016. REUTERS

    TEMPO.CO, Jakarta - Louis van Gaal membantah pendapat Ole Gunnar Solskjaer mengembalikan gaya permainan sepak bola menyerang di Manchester United. Van Gaal bilang Solskjaer hanya punya gaya defensif seperti Jose Mourinho.

    Pelatih asal Norwegia yang menjadi manajer sementara Manchester United itu memenangi 14 dari 19 pertandingan timnya sejak menggantikan Mourinho pada Desember 2018. Selain itu, Solskjaer membawa United mencetak lebih banyak gol dan memenangi sejumlah pertandingan yang menegangkan, termasuk dalam Liga Champions melawan PSG.

    Tapi, Van Gaal bilang bila orang menulis berita bohong kalau menyatakan Solskjaer membuat United tampil lebih menarik di Old Trafford. Mantan manajer United asal Belanda mengatakan gaya permainan yang diterapkan Solskjaer tak ubahnya seperti Mourinho, tapi dengan hasil yang berbeda.

    “Orang-orang berpikir kami hanya punya sejumlah berita bohong sejak Donald Trump menjadi presiden. Dalam sepak bola, kami punya hal itu selama 50 tahun,” kata Van Gaal dalam wawancara khusus dengan BBC.

    “Pelatih setelah saya (Mourinho) mengubahnya dengan menerapkan taktik memarkis bus dan bermain serangan balik. Sekarang ada pelatih lain yang memarkir bus dan menerapkan serangan balik,” Van Gaal melanjutkan.

    “Perbedaan utama di antara Mourinho dan  Solskjaer adalah Solskjaer membawa kemenangan. Saya tidak di sana tapi tampak ada sebuah perubahan dan atmosfir kelihatannya lebih baik,” jelas Van Gaal.  

    “Adalah juga benar Solskjaer mengubah posisi Paul Pogba dan menempatkan didi dalam posisi yang membuatnya lebih penting,” Van Gaal menegaskan.

    “Tapi, cara Manchester United bermain sekarang adalah bukan gaya yang dimainkan  Ferguson. Itu defensif, sepak bola serangan balik. Jika anda berpikir hal itu jauh lebih menarik dibandingkan gaya permainan menyerang saya, oke. Tapi, hal itu bukan kebenaran saya,” Van Gaal menambahkan.

    Pelatih asal Belanda yang kini sudah pensiun ini mengakui keandalan Solskjaer dalam mengelola timnya sehingga sejauh ini baru kalah dua kali. “Adalah sangat penting Manchester United lolos kualifikasi untuk Liga Champions, seperti ketika saya menjadi manajernya. Tapi, mereka juga bisa menjuarai Liga Champions karena mereka bermain dengan sistem defensif sehingga sulit mengalahkan mereka. Apakah anda suka atau tidak, ini adalah hasil dari kerja Mourinho.”

    METRO.CO.UK


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Satu Tahun Bersama Covid-19, Wabah yang Bermula dari Lantai Dansa

    Genap satu tahun Indonesia menghadapi pandemi Covid-19. Kasus pertama akibat virus corona, pertama kali diumumkan pada 2 Maret 2020.