Semifinal Piala Presiden Malam Ini: Hanif Siap Bela Penuh Arema

Reporter:
Editor:

Hari Prasetyo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Hanif Sjahbandi dan rekan setimnya di Arema FC (kiri, pssi.org)

    Hanif Sjahbandi dan rekan setimnya di Arema FC (kiri, pssi.org)

    TEMPO.CO, Jakarta - Saat Arema FC mencukur Bhayangkara FC 4-0 pada babak perempat final Piala Presiden 2019 di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Jawa Barat, Sabtu pekan lalu, gelandang Hanif Abdurrauf  Sjahbandi  cuma bermain selama 20 menit.

    Namun, minimnya menit bermain yang didapat tak menghalangi Hanif untuk memberikan performa terbaik.

    Mantan pemain Persiba Balikpapan itu menyumbangkan satu assist atau umpan akurat pada gol yang diciptakan Ricky Kayame pada menit ke-90+4.

    Sumbangsih tersebut membuat Hanif kemungkinan besar akan kembali menempati posisi inti di lini tengah ketika Singo Edan, julukan Arema, menghadapi Kalteng Putra pada semifinal pertama Piala Presiden 2019 malam ini, Selasa 2 April 2019, di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang.

    Pelatih Arema, Milomir Seslija berpeluang memasang Hanif bersama Makan Konate dan Hendro Siswanto.

    Jika dipercaya turun sejak menit pertama, pemain kelahiran Bandung ini mengaku dan berjanji memberikan performa terbaik.

    "Saya pribadi sangat siap karena pelatih memberikan kepercayaan terhadap saya artinya akan saya memberikan performa terbaik untuk tim," kata pemain berumur 21 tahun itu.

    Soal persiapan melawan Kalteng Putra, Hanif percaya terhadap kemampuan Seslija untuk meracik taktik yang tepat.

    "Untuk persiapan tim, saya percaya pada kemampuan pelatih dan kemampuan pemain yang lain menghadapi laga besok (hari ini) dengan insya Allah dapat hasil maksimal," ujar pemain timnas Indonesia U-23 ini.

    Hanif saat ini tengah mengumpulkan menit bertanding lantaran sempat mengalami cedera parah dalam pertandingan Liga 1 Indonesia melawan Bali United musim lalu.

    Namun, hal itu tak sampai membuatnya trauma. Ia justru ingin tampil maksimal tanpa khawatir bakal mengalami cedera lagi.

    "Sudah tidak ada rasa trauma karena cedera itu kan risiko sebagai pesepak bola. Justru jika setengah-setengah saat bermain, cedera bisa muncul lagi," ucap pemain jebolan Indonesia Football Academy itu.

    Sedangkan terkait kekuatan Kalteng Putra, Hanif mempunyai beberapa gambaran sebab ada beberapa pemain yang ia kenal.

    "Seperti kata pelatih, mereka ingin membuktikan di Kalteng Putra. Kalau pemain per pemain saya ada beberapa yang pernah main bersama, jadi itu cukup membantu memberikan gambaran kekuatan tim lawan," ucap Hanif Sjahbandi.

    PSSI.ORG | AREMA FC


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Revisi UU ITE Setelah Memakan Sejumlah Korban

    Presiden Jokowi membuka ruang untuk revisi Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik, disebut UU ITE. Aturan itu kerap memicu kontroversi.