Madura United Gagal ke Final Piala Presiden, Dejan Bilang Begini

Reporter:
Editor:

Hari Prasetyo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Aleksandar Rakic, penyerang Madura United (pssi.org)

    Aleksandar Rakic, penyerang Madura United (pssi.org)

    TEMPO.CO, Jakarta - Ambisi Madura United untuk lolos ke babak final Piala Presiden 2019 kandas usai dipermalukan Persebaya Surabaya dengan skor 2-3, Sabtu malam, 6 April 2019.

    Madura United (MU) sebenarnya tak bermain buruk. Bahkan pada babak pertama, Zulfiandi dan kolega bermain dominan dan terus menekan Persebaya. Tetapi setiap upaya yang dilakukan Laskar Sapeh Kerrab selalu bisa dimentahkan lini belakang Persebaya.

    "Harusnya kami bisa menyelesaikan pertandingan di babak pertama. Pemain bermain bagus dan menciptakan beberapa peluang. Tetapi kami gagal mencetak gol," terang Dejan Antonic, pelatih MU di Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan, Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur.

    Selepas jeda, MU kembali tampil dominan. Bahkan Aleksander Rakic sempat membawa tim kebanggaan warga Madura tersebut unggul pada menit ke-54. Namun Persebaya sanggup menyamakan kedudukan melalui sundulan Otavio Dutra pada menit ke-61. Alberto "Beto" Goncalves sempat membawa MU kembali unggul (68') sebelum akhirnya dua gol dari Amido Balde (82') dan Hansamu Yama Pranata (90'+4) mengakhiri laga untuk kemenangan Persebaya.

    "Kami bisa mencetak gol pada babak kedua. Tetapi kami terlalu mudah kemasukan gol. Kami harus belajar dari kegagalan ini dan selamat untuk Persebaya bisa menang dan lolos ke final," kata Dejan Antonic.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Setahun Pandemi Covid-19, Kelakar Luhut Binsar Pandjaitan hingga Mahfud Md

    Berikut rangkuman sejumlah pernyataan para pejabat perihal Covid-19. Publik menafsirkan deretan ucapan itu sebagai ungkapan yang menganggap enteng.