Unggul 11 Poin, Barcelona Sebut Pacuan Gelar Belum Usai

Reporter:
Editor:

Hari Prasetyo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemain Barcelona, Lionel Messi berselebrasi dengan Malcom setelah menjebol gawang Espanyol dalam laga lanjutan Liga Spanyol di Camp Nou, Spanyol, 30 Maret 2019. REUTERS

    Pemain Barcelona, Lionel Messi berselebrasi dengan Malcom setelah menjebol gawang Espanyol dalam laga lanjutan Liga Spanyol di Camp Nou, Spanyol, 30 Maret 2019. REUTERS

    TEMPO.CO, Jakarta - Barcelona semakin dekat dalam mengamankan gelar juara di La Liga Spanyol dengan kemenangan 2-0 melawan Atletico Madrid di Camp Nou pada Minggu dini hari, 7 April 2019, tetapi pelatih Ernesto Valverde mengatakan bahwa kompetisi masih belum berakhir.

    Barcelona unggul 11 poin di puncak klasemen dari peringkat kedua, Atletico Madrid, pada tujuh pertandingan tersisa musim ini.

    Pelatih Blaugrana tersebut masih menolak untuk membahas gelar La Liga dan memastikan para pemainnya tetap fokus di laga-laga selanjutnya.

    "Ini adalah tiga poin yang sangat penting," kata Valverde kepada pers setelah pertandingan, yang dikutip Marca. "Kami lebih dekat dengan gelar, tetapi kami masih belum memilikinya, pekerjaan masih harus diselesaikan."

    "Hari ini adalah pertandingan yang penting. Kami senang karena lawan berada di urutan kedua dan mereka adalah tim hebat yang berjuang sampai akhir meski bermain dengan 10 orang," Valverde menambahkan.

    Kemenangan ini membuat Barcelona sedikit lebih tenang saat menjalani pertandingan Liga Champions melawan Manchester United.

    "Kami memiliki pertandingan Liga Champions yang sangat penting dan kemudian kita baru pikirkan tentang Huesca," Valverde melanjutkan.

    "Kami akan mencoba untuk memenangkan semuanya (pertandingan La Liga), tetapi pertama-tama kita akan fokus terhadap Liga Champions."

    Kartu merah pernyerang Atletico, Diego Costa, mengubah jalannya pertandingan, tetapi Valverde memuji daya juang Atletico Madrid meski bermain dengan 10 orang.

    "Pengusiran (Diego Costa) mengubah ritme," kata mantan pelatih Athletic Bilbao itu. "Pertandingan berhenti karena adanya kekacauan, kami tidak bisa mengharapkannya."

    "Kami bermain lebih baik pada babak kedua. Mereka berbahaya, tetapi kiper mereka (Jan) Oblak bermain dengan hebat," pelatih Barcelona ini melanjutkan.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wiranto Ditusuk Seseorang yang Diduga Terpapar Radikalisme ISIS

    Menkopolhukam, Wiranto ditusuk oleh orang tak dikenal yang diduga terpapar paham radikalisme ISIS. Bagaimana latar belakang pelakunya?