Final Piala Presiden Sore Ini: Gelora Bung Tomo Sudah Dipercantik

Reporter:
Editor:

Hari Prasetyo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Asisten pelatih Persebaya, Bejo Sugiantoro, memberi pengarahan kepada pemain dalam latihan resmi menjelang leg 1 Final Piala Presiden 2019 (Persebaya.id)

    Asisten pelatih Persebaya, Bejo Sugiantoro, memberi pengarahan kepada pemain dalam latihan resmi menjelang leg 1 Final Piala Presiden 2019 (Persebaya.id)

    TEMPO.CO, Jakarta - Menjelang pertandingan pertemuan pertama babak final Piala Presiden 2019 antara Persebaya dan Arema FC sore ini, Selasa 9 April, Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) dipercantik. Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini memimpin langsung renovasi  stadion kebanggaan Kota Pahlawan tersebut.

    Pada Senin lalu, Risma datang sekitar pukul 11.30. Dia didampingi kepala dinas terkait. Salah satunya Kepala Bappeko Eri Cahyadi. Sejumlah titik di GBT diperiksa, mulai ruang media centre sampai ruang ganti pemain. ”Ruangan ganti pemain e dicat hijau kombinasi kuning Rek. Sesuai warna jersey Persebaya,” pesannya, seperti dikutip dari Persebaya.id.

    Akses jalan baru menuju ke GBT juga terus diperbaiki. Agar Bonek yang melewati nyaman, akses tersebut diberi gedhek (anyaman bambu). Karena baru selesai pengurukan, proses pengaspalan belum bisa dilakukan. Pemasangan gedhek adalah solusi sementara agar akses baru lebih nyaman dilewati.

    ”Akses baru ini sebenarnya memang persiapan untuk Liga 1. Alhamdulillah, bisa dimanfaatkan sekarang meski belum sepenuhnya maksimal. Namun, bisa sedikit membantu mengurai kemacetan,” jelas Eri.

    GBT akan menjadi pusat perhatian nasional sore ini, saat Persebaya menjamu Arema FC dalam final pertama Piala Presiden 2019. Lebih dari 50 ribu penonton akan menyaksikan langsung.  ”Selain fasilitas untuk tim, kita juga memperbaiki fasilitas untuk suporter. Seluruh toilet kami perbaiki,” tandas Eri. ”Kami lembur sampai besok (hari ini), agar stadion semakin nyaman,” katanya.

    PERSEBAYA.ID | PSSI.ORG


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jangan Unggah Sertifikat Vaksinasi Covid-19 ke Media Sosial

    Menkominfo Johnny G. Plate menjelaskan sejumlah bahaya bila penerima vaksin Sinovac mengunggah atau membagikan foto sertifikat vaksinasi Covid-19.