Persebaya: Irfan Jaya, Dua Kali Raih Trofi Pemain Muda Terbaik

Reporter:
Editor:

Hari Prasetyo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pesepak bola Persib Bandung Esteban Gabrel Vizcarra (tengah) dan Ardi Idrus (kiri) berebut bola dengan pesepak bola Persebaya Surabaya Irfan Jaya (kanan) saat pertandingan Grup A Piala Presiden di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Kamis, 7 Maret 2019. Sebelumnya mereka juga kalah 1-2 dari Tira Persikabo. ANTARA/M Agung Rajasa

    Pesepak bola Persib Bandung Esteban Gabrel Vizcarra (tengah) dan Ardi Idrus (kiri) berebut bola dengan pesepak bola Persebaya Surabaya Irfan Jaya (kanan) saat pertandingan Grup A Piala Presiden di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Kamis, 7 Maret 2019. Sebelumnya mereka juga kalah 1-2 dari Tira Persikabo. ANTARA/M Agung Rajasa

    TEMPO.CO, Jakarta - Pergelaran turnamen pramusim Piala Presiden 2019 sudah berakhir. Persebaya harus puas menjadi runner-up setelah takluk 0-2 dari Arema FC pada leg kedua final di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jumat 12 April. Meski begitu, Persebaya membawa pulang dua gelar individu.

    Irfan Jaya dinobatkan sebagai pemain muda terbaik Piala Presiden 2019. Selain piala, dia juga mendapat uang pembinaan sebesar Rp 150 juta.

    Selain itu, Persebaya juga menempatkan Manuchehr Jalilov sebagai top scorer turnamen dengan lima gol bersama Bruno Matos. Tak hanya sepatu emas, Jalilov berhak mendapatkan hadiah uang pembinaan senilai Rp 150 juta.

    "Alhamdulillah saya bersyukur bisa mendapatkan penghargaan sebagai pemain muda terbaik. Saya juga tidak menyangka bisa mendapatkan gelar individu di Piala Presiden tahun ini," kata Irfan Jaya.

    Gelar pemain muda terbaik ini merupakan gelar keduanya bersama Green Force. Sebelumnya Irfan Jaya menyabet gelar individu pemain muda terbaik pada Liga 2 2017.

    Kembali merengkuh gelar pemain muda terbaik membuat Irfan Jaya senang sekaligus berharap gelar itu bisa memotivasi tampil lebih baik. Dia memenangi gelar itu setelah performa apiknya di lini serang Persebaya.

    Sepanjang Piala Presiden 2019 ini, Irfan Jaya turut menyumbang dua gol termasuk satu gol ke gawang Arema FC di final pertama. Sayang pemain asal Bantaeng ini gagal menceploskan bola ke gawang Arema FC di Stadion Kanjuruhan, Jumat malam lalu. Meski demikian, dia mengaku tak bisa terus memendam kekecewaan.

    "Semoga gelar ini bisa menjadi motivasi bagi saya sendiri menghadapi kompetisi Liga 1 nanti. Dan, ini juga atas dukungan dari tim serta support dari Bonek,  pendukung setia Persebaya," ujar Irfan Jaya.

    PERSEBAYA.ID | PSSI.ORG


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.