Lawan Persebaya, Andik Vermansyah Tak Mau Dibilang Setengah Hati

Reporter:
Editor:

Hari Prasetyo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemain Madura United, Andik Vermansyah (kiri) dihadang pemain Persela Lamongan dalam Piala Presiden 2019 (pssi.org)

    Pemain Madura United, Andik Vermansyah (kiri) dihadang pemain Persela Lamongan dalam Piala Presiden 2019 (pssi.org)

    TEMPO.CO, Jakarta - Andik Vermansyah akan membela Madura United melawan mantan timnya, Persebaya Surabaya, untuk kedua kali beruntun. Setelah berhadapan dua kali dalam laga babak semifinal Piala Presiden 2019, kedua tim ini akan bertarung lagi pada babak 8 besar Piala Indonesia.

    Setelah tujuh tahun, penyerang sayap Madura United, Andik Vermansyah, bisa bereuni dengan tim yang membesarkannya, Persebaya Surabaya. Kehadirannya pun bukan sebagai bagian tim Bajul Ijo, namun sebagai lawan. Kendati demikian, pemilik nomor punggung 30 di Madura United itu mengaku sempat merasa gugup.

    Tim yang dijuluki Laskar Sape Kerrab tidak membutuhkan waktu lama untuk kembali menjalani derby Suramadu ini. Hal itu tidak terlepas dari hasil undian perempat final Piala Indonesia mempertemukan kedua tim yang berbasis di Jawa Timur ini.

    Andik akan kembali menjalani ujian mental pada pertandingan tersebut. Pasalnya, pemain kelahiran Jember tersebut menjelaskan bahwa syarat yang dimintanya dalam kontrak, yaitu tidak bakal bermain membela Madura United ketika melawan Persebaya, hanya berlaku di Liga 1.

    Untuk itu, Andik memastikan akan turun pada laga Piala Indonesia. Pemain yang fasih berbahasa Madura tersebut kenangannya saat bersua Persebaya pada laga kedua semifinal Piala Presiden 2019 di Stadion Gelora Madura Pamelingan. Tapi, Andik harus meninggalkan lapangan lebih cepat setelah pelatih Madura United, Dejan Antonic, menggantinya.

    “Mungkin gugup, biasa, saya tujuh tahun tidak pernah main di sini. Kedua, bagaimana caranya saya bisa mencetak gol itu. Tapi, kesempatan saya hilang setelah saya diganti. Namun, pertandingan besok saya pasti turun dan ini akan menjadi kesempatan lagi bagi saya untuk membuktikan,” jelasnya.

    Di samping itu, mantan pemain sayap Kedah FA Malaysia ini juga meminta terhadap semua kalangan untuk menghilangkan istilah setengah hati yang ditujukan kepada dirinya. Ia menegaskan sudah berjuang keras pada laga derby Suramadu pada Piala Presiden 2019 dan dia ingin kembali membuktikannya pada derby kedua akhir bulan ini.

    “Dan, saya mohon-mohon sekali, hilangkan kata-kata setengah hati kepada saya. Saya akan bekerja keras demi Madura. Saya hanya satu saja, hilangkan kata-kata setengah hati kepada saya, saya akan sepenuh fokus pada ke pekerjaan saya,” kata Andik Vermansyah.

    Penyerang sayap tim nasional Indonesia itu meminta kepada semua suporter Madura United untuk memberikan semangat kepada dirinya. “Berikan semangat kepada saya. Saya ingin menunjukkan yang terbaik nanti melawan Persebaya Surabaya,” katanya.

    MADURAUNITEDFC.COM | PSSI.ORG


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.