Sejarah Prestasi Klub Indonesia di Piala AFC, Persipura Unggul

Reporter:
Editor:

Hari Prasetyo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Persipura Jayapura. (pssi.org)

    Persipura Jayapura. (pssi.org)

    TEMPO.CO, Jakarta - Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta, akan menjadi pusat keramaian lagi pada Selasa sore mendatang, 23 April 2019. Persija Jakarta sebagai tuan rumah akan menggelar pertandingan di Stadion GBK melawan tamunya dari Filipina, Ceres-Negros, pada lanjutan babak penyisihan fase Grup G Piala Konfederasi Sepak Bola Asia (Piala AFC) mulai pukul 15.30 WIB, Selasa mendatang.

    Laga melawan Ceres bisa dikatakan laga hidup-mati bagi Macan Kemayoran. Mengingat saat ini Persija ada di posisi ketiga klasemen sementara Grup G. Karena itu, Persija harus menang pada tiga laga sisa untuk membuka peluang lolos ke babak berikutnya.

    Sejumlah Pesepakbola Persija Jakarta berfoto sebelum melawan Becamex Binh Duong dalam babak fase grup G AFC Cup 2019 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, 26 Februari 2019. TEMPO/M Taufan Rengganis

    Bersama PSM Makassar pada fase Grup H musim 2019 ini, mereka menjadi wajah terakhir dari perjalanan kiprah klub-klub asal Indonesia di kejuaraan nomor dua antarklub Asia ini yang  seperti Liga Europa.

    Adapun di Liga Champions Asia, yang seperti Liga Champions Eropa, masih sulit ditembus klub-klub dari Indonesia dalam beberapa tahun terakhir, apalagi setelah PSSI sempat dibekukan.  

    Di Liga Champions Asia, prestasi terbaik klub dari Indonesia terjadi sudah lama, yaitu pada 1985-86 dan 1990-91 ketika Krama Yudha Tiga Berlian dan Pelita Jaya merebut peringkat ketiga.

    Juara Liga 1 musim 2017, Bhayangkara FC, dinyatakan tidak memenuhi syarat administrasi untuk mengikuti zona play-off ke kualifikasi Liga Champions Asia 2018. Urutan kedua 2017, Bali United, yang menggantikan tempat mereka juga tidak mampu meraih sukses pada kejuaraan utama antarklub Asia para periode 2018 itu.

    Setelah turun kasta pada Piala AFC 2018, Bali United tersingkir pada fase grup. Persija, yang maju sebagai peringkat ketiga Liga 1 2017, masih mampu menembus semifinal Zona ASEAN, sebelum tersisih pada Mei 2018.

    Selanjutnya, setelah menjuarai Liga 1 2018, Persija mendapat tiket untuk berlaga pada babak play-off Liga Champions Asia 2019. Persija bisa melewati rintangan pertama melawan Home United dari Singapura dalam laga kandang dan tandang. Tapi, mereka kemudian dihentikan klub dari Australia, Newcastle Jets, pada play-off kedua, sehingga harus turun kasta ke Piala AFC.

    Sejumlah pesepakbola PSM Makassar melakukan sesi latihan di lapangan luar Stadion Pakansari, Bogor, Jawa Barat, Senin 1 April 2019. Latihan tersebut sebagai persiapan tim PSM Makassar melawan tim Kaya FC Iloilo pada laga penyisihan Grup H Piala AFC 2019 di Stadion Pakansari, Selasa (2/4/2019). ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya

    Dengan demikian, dalam beberapa tahun terakhir, kiprah klub-klub Indonesia lebih banyak di Piala AFC.

    Adapun pada kejuaraan nomor antarklub Asia ini, prestasi terbaik klub Indonesia masih diraih Persipura Jayapura pada 2014 yang mencapai babak semifinal Zona Asia.

    Ketika masih bernama Piala Winners Asia, Pupuk Kaltim juga mencapai semifinal pada musim 1991-1992.

    Berikut rangkaian daftar prestasi klub dari Indonesia di Piala AFC, dari yang tertinggi sampai yang terendah.

    Piala AFC 2014: Semifinal

    Persipura, juara Liga Indonesia 2013, menembus semifinal. Wakil Indonesia lainnya, Arema Cronus, melangkah sampai 16 besar.

    Pada semifinal, Persipura dikalahkan Al Qadsia dari Kuwait dengan agregat 10-2.

    Piala AFC 2011, 2012, 2013: Perempat Final

    Tiga tahun beruntun, wakil Indonesia sukses menembus delapan besar. Persipura mencetak sejarah dengan menjadi klub Indonesia pertama menembus perempat final. Tahun berikutnya, Arema mengulangi prestasi Persipura. Terakhir, Semen Padang nyaris menembus semifinal pada musim 2013.

    Piala AFC 2009, 2010, 2011, 2014, 2018: 16 Besar

    Sriwijaya FC menembus penyisihan grup 2010 dan 201. Tapi, selalu terhenti pada 16 besar. Selain Sriwijaya, PSMS dan Arema Cronus juga  mencapai 16 besar. Sedangkan Persija lolos ke semifinal zona ASEAN Piala AFC 2018 dengan status juara Grup H, tapi kemudian disingkirkan oleh Home United dari Singapura.  

    Piala AFC 2010 dan 2013: Juru Kunci

    Persiwa Wamena dan Persibo Bojonegoro masing-masing hanya bisa menjadi juru kunci penyisihan grup.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Rincian Rencana Pendapatan dari Pajak 2019 BPRD DKI Jakarta

    Badan Pajak dan Retribusi Daerah DKI Jakarta menetapkan target pendapatan dari pajak sebesar Rp 44,18 triliun pada 2019. Berikut rincian target BPRD.