Piala Indonesia, Laga Persib Bandung Vs Borneo FC Terancam Mundur

Reporter:
Editor:

Febriyan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Aksi pemain Persib Bandung Supard melewati pemain Persiwa Wamena dalam laga Piala Indonesia di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung, Jawa Barat, Senin, 11 Februari 2019. TEMPO/Prima Mulia

    Aksi pemain Persib Bandung Supard melewati pemain Persiwa Wamena dalam laga Piala Indonesia di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung, Jawa Barat, Senin, 11 Februari 2019. TEMPO/Prima Mulia

    TEMPO.CO, Jakarta - Laga kedua babak 8 besar Piala Indonesia 2019 antara Persib Bandung vs Borneo FC terancam diundur. Aparat Kepolisian meminta laga yang awalnya dijadwalkan akan berlangsung pada Senin 29 April 2019 itu diundur karena masih ada rangkaian pemilihan umum.

    Koordinator Umum Panitia Pelaksana Pertandingan Persib, Budhi Bram Rachman, menyatakan kemungkinan mundurnya jadwal pertandingan berdasarkan hasil koordinasi pihak Panitia Pelaksana PERSIB dengan Kepolisian Resor Bandung yang dilakukan belum lama ini.

    "Setelah tanggal pertandingan laga kedua keluar, kami (panpel Persin) langsung melakukan koordinasi dengan pihak kepolisian. Berhubung di tanggal tersebut (29 April) masih ada beberapa rangkaian kegiatan pemilu, pihak kepolisian menyarankan supaya pertandingan mundur," ujarnya, Kamis 25 April 2019 .

    "Yang pasti, kita usahakan supaya pertandingan bisa digelar sebelum bulan Ramadhan," timpal Bram.

    Media Officer Persib, Irfan Suryadiredja, menambahkan pihaknya pun sudah melakukan komunikasi terkait mundurnya jadwal pertandingan laga kedua tersebut.

    "Hal ini sudah kami sampaikan ke pihak Manajemen Borneo FC saat kami di Samarinda kemarin. Ke pihak PSSI juga sudah disampaikan," kata Irfan.

    Sebelumnya laga 8 besar Piala Indonesia 2019 antara Persebaya Surabaya vs Madura United juga dipastikan diundur. Seharusnya laga pertama digelar pada hari ini, Rabu 25 April 2019, di Stadion Gelora Bung Tomo. PSSI sendiri belum menentukan secara pasti kapan laga tundaan itu akan berlangsung.

    PERSIB.CO.ID


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ada 283 Jenazah Dikuburkan dengan SOP Covid-19 di DKI Jakarta

    Anies Baswedan menyebut Dinas Kehutanan dan Pertamanan telah mengubur 283 jenazah dengan SOP Covid-19. Jumlah penguburan melonjak pada Maret 2020.