Prediksi Bali United Vs Persija di Piala Indonesia Jumat Hari Ini

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pesepakbola Persija, Sandi Sute melakukan selebrasi usai menjebol gawang Ceres Negros dalam laga lanjutan grup G AFC Cup 2019 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Selasa, 23 April 2019. Persija gagal mempertahankan keunggulan, dan dibobol tiga gol pada menit 70, 84 dan 90. TEMPO/M Taufan Rengganis

    Pesepakbola Persija, Sandi Sute melakukan selebrasi usai menjebol gawang Ceres Negros dalam laga lanjutan grup G AFC Cup 2019 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Selasa, 23 April 2019. Persija gagal mempertahankan keunggulan, dan dibobol tiga gol pada menit 70, 84 dan 90. TEMPO/M Taufan Rengganis

    TEMPO.CO, JakartaBali United akan menghadapi Persija dalam laga pertama babak 8 besar Piala Indonesia di Stadion Kapten I Wayan Dipta Bali, Jumat, 26 April 2019. Pertandingan akan berlangsung mulai 15.30 WIB dan disiarkan RCTI.

    Persija siap bekerja keras untuk tampil maksimal di laga ini, meski tak memiliki waktu yang panjang untuk mempersiapkan timnya. Pelatih Ivan Kolev memanfaatkan waktu yang singkat ini dengan recovery mengingat Persija baru bertanding pada Selasa (23 April) di ajang Piala AFC 2019.

    “Persiapan seperti biasa hari Selasa kita main game lalu kita tidak ada waktu untuk latihan yang serius. Pikir lebih banyak untuk memulihkan pemain untuk game besok,” ujar Kolev seperti dikutip laman resmi Persija.

    Selain rotasi untuk mensiasati itu semua, Ivan Kolev juga berencana akan melakukan rotasi terhadap beberapa sektor posisi di timnya. Ia yakin nantinya pemain yang akan bermain akan tampil maksimal meskipun hanya menyisakan Bruno Matos saja di sektor pemain asing.

    “Yang nantinya tampil di Lapangan kualitasnya sama karena saya tidak mau membedakan ini pemain asing ini pemain lokal. Sekali itu pemain Persija. Saya percaya kepada pemain lokal yang besok diturunkan di Lapangan,” tegasnya.

    Kolev optimistis timnya juga akan maksimal meski saat ini bermain di kandang lawan. Ia menargetkan untuk mencari poin untuk modal saat menjalani leg kedua di Bekasi.

    “Menurut kita pemain kita harus seperti biasa karena tim persija merupakan tim besar. Pemain-pemain Yang ada juga profesional dan sudah bisa bermain Banyak suporter. Saya pikir itu tidak akan mempengaruhi mereka,” kata dia.

    Sementara itu, Pelatih Bali United, Stefano Cugurra, mengungkapkan kesiapan timnya jelang laga yang berlangsung besok sore tersebut.

    "Kami bersyukur sudah kembali menjalani pertandingan kompetisi resmi dan akan berhadapan dengan Persija Jakarta besok sore. Pemain kami (Bali United) sudah berlatih fisik, teknik dan juga taktik. Semoga besok menghadapi Persija kami bisa meraih hasil positif di kandang sendiri," ujar mantan pelatih Persija ini.

    Dia melanjutkan, "Setiap pertandingan berlangsung tentu harus diperhatikan karakteristik permainan dan tipikal pemain lawan. Persija adalah tim bagus dengan materi pemain berkualitas. Tapi saat di lapangan, pasti akan terlihat kekurangan mereka dan kesempatan itulah yang harus kami manfaatkan."

    Disinggung tentang Persija yang merupakan mantan tim asuhannya, Coach Teco secara tegas menyatakan diri untuk tetap menaruh rasa hormat terhadap tim Macan Kemayoran.
    "Saya bekerja selama dua tahun di Persija dan tentu sudah mengenal dekat dengan manajemen dan juga seluruh official serta suporter Persija. Saya harus tetap respect kepada mereka. Tapi saat ini saya sudah di Bali United dan pastinya saya akan memberikan seratus persen untuk tim ini," kata dia.

    Selain Teco yang mantan pelatih Persija, di laga ini ada sejumlah pemain yang pernah memperkuat lawan. Gelandang Persija Sandi Sute sebelumnya pernah membela Bali United. Di kubu Bali United juga ada Gunawan Dwi Cahyo, Willian Pacheco, Leonard Tupamahu, Michael Orah, Sutanto Tan, dan Stefano Lilipaly yang pernah merasakan berseragam Persija.

    PERSIJA | BALIUTD


     

     

    Lihat Juga

     


    Selengkapnya
    Grafis

    Peluru Tajam di Malam Jahanam Kerusuhan 22 Mei 2019

    Dalam kerusuhan 22 Mei 2019, empat orang tewas dengan luka mirip bekas tembakan. Seseorang diduga tertembak peluru tajam.