Piala Indonesia: Strategi Pasif-Aktif Persija, Ini Alasan Kolev

Reporter:
Editor:

Hari Prasetyo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ivan Kolev. TEMPO/ Imam Sukamto

    Ivan Kolev. TEMPO/ Imam Sukamto

    TEMPO.CO, Jakarta - Kekalahan tipis 1-2 dari Bali United tidak membuat Persija Jakarta pesimistis menjalani  babak 8 besar Kratingdaeng Piala Indonesia 2018-19 yang berlangsung dalam sistem laga kandang-tandang.

    Pelatih Persija Jakarta, Ivan Kolev, menegaskan timnya masih berpeluang ke semifinal. Dia menyebut timnya masih bisa lolos kendati tertinggal di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali pada laga pertama, Jumat, 26 April.

    Keyakinan itu tersirat dari pernyataan Kolev saat nanti Persija menjadi tuan rumah. “Tentu saja untuk kita, kalau draw itu lebih bagus. Sekarang kami kalah 1-2, tapi ketahuilah, mental Persija saat nanti kita main di rumah, kami pasti akan tampil terus menyerang,” ujar Kolev.

    “Hanya problem kita dalam 15 hari lima game dan itu susah sekali. Tapi, semua bisa bantu Persija kembali prima lebih cepat,” ia menambahkan.

    Ada beberapa hal disebut Kolev yang membuat timnya tidak maksimal di laga tadi. Pertama absennya pilar utama. Selain itu, Kolev tak menampik kalau konsentrasi timnya terpecah karena akan mempersiapkan laga tandang ke Vietnam pada Piala AFC 2019.

    “Dua hari ke depan kami memiliki pertandingan di Vietnam. Jadi, strategi kami hari ini lebih pasif. Oleh karena itu, kami memberikan kesempatan Bali United untuk bermain lebih aktif,” mantan pelatih tim nasional Indonesia ini menjelaskan.

    “Hal itu, termasuk memainkan dua pemain senior kita Bambang Pamungkas dan Ismed Sofyan pada babak kedua. Hal ini mengingat tenaga kedua pemain ini akan dibutuhkan di Piala AFC,” kata Ivan Kolev.

    PSSI.ORG


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Data yang Dikumpulkan Facebook Juga Melalui Instagram dan WhatsApp

    Meskipun sudah menjadi rahasia umum bahwa Facebook mengumpulkan data dari penggunanya, tidak banyak yang menyadari jenis data apa yang dikumpulkan.