Kupas Strategi Tottenham Hotspur Vs Ajax di Liga Champions

Reporter:
Editor:

Febriyan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ekspresi gelandang Manchester City, Ilkay Gundogan saat melawan Tottenham Hotspur dalam pertandingan leg kedua perempat final Liga Champions di Stadion Etihad, Manchester, 18 April 2019. REUTERS/Phil Noble

    Ekspresi gelandang Manchester City, Ilkay Gundogan saat melawan Tottenham Hotspur dalam pertandingan leg kedua perempat final Liga Champions di Stadion Etihad, Manchester, 18 April 2019. REUTERS/Phil Noble

    TEMPO.CO, JakartaTottenham Hotspur akan menjamu Ajax Amsterdam pada laga pertama semifinal Liga Champions Rabu dini hari nanti. Mantan manajer kedua tim, Martin Jol, memprediksi laga ini akan berjalan ketat.

    Dalam kolomnya di laman Guardian, Jol menyatakan bahwa Tottenham harus menghentikan Frenkie De Jong. Dia memuji pemain muda yang musim depan akan berseragam Barcelona tersebut. Menurut Jol, De Jong memiliki permainan sangat mirip dengan Johan Cruyff, namun mampu bermain lebih ke bawah.

    Jol menyebut De Jong merupakan kunci kebangkitan Ajax dan Timnas Belanda saat ini. Sejak muncul ke permukaan tahun lalu, De Jong membuat Belanda mampu mempecundangi Jerman di ajang UEFA Nations League.

    "Anda harus menghentikan dia. Jika tidak, dia akan membunuh anda," tulis Jol.

    Selain De Jong, Jol juga memuji sejumlah pemain muda Ajax lainnya. Diantaranya adalah gelandang Donny van de Beek. Menurut Jol, Van de Beek bermain seperti seorang penyerang nomor sembilan dan juga penyerang nomor sepuluh. "Dia seperti pemain sembilan setengah."

    Lini belakang Tottenham, menurut Jol, juga akan mendapat ancaman dari Dusan Tadic. Meskipun tak berposisi asli sebagai penyerang tengah, dia menilai Tadic memiliki kelincahan yang bisa merepotkan duet Toby Alderweireld dan Jan Vertonghen.

    Hal yang harus diwaspadai oleh Tottenham, lanjut Jol, adalah kecepatan mereka dalam menekan lawan ketika kehilangan bola. Dia menyatakan Tottenham tak boleh berlama-lama menahan bola di lini belakang karena bisa sangat berbahaya bagi mereka sendiri.

    Sebaliknya, jika para pemain Tottenham bisa keluar dari tekanan tersebut maka mereka akan memiliki kesempatan sangat baik untuk melakukan serangan balik ke lini pertahanan Ajax. Hanya saja dia menyoroti tak adanya pemain yang memiliki kecepatan tinggi untuk melancarkan serangan balik. Absennya Son Heung-Min dan Harry Kane menurut dia akan sedikit mempengaruhi kekuatan lini serang Tottenham.

    "Mungkin Lucas Moura bisa mengisi area itu tetapi tidak Fernando Llorente. Dia terlalu sulit bergerak," ujarnya.

    Kekuatan terbesar Ajax yang harus diwaspadai Tottenham, menurut dia, adalah karena mereka tak peduli dengan permainan lawan. Hal itu sama seperti yang dilakukan Timnas Belanda di masa kejayaannya.

    "Mereka bermain seperti Belandang 25 tahun lalu. Ketika mereka bermain melawan tim besar,mereka sangat bagus karena mereka tak memikirkan lawan. Ini akan menjadi laga yang sangat seru."

    Laga babak semifinal Liga Champions antara Tottenham Hotspur vs Ajax Amsterdam akan berlangsung pada Rabu dini hari nanti pukul 02.00 WIB dan disiarkan secara langsung oleh RCTI dan TSB 1.

    GUARDIAN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jangan Unggah Sertifikat Vaksinasi Covid-19 ke Media Sosial

    Menkominfo Johnny G. Plate menjelaskan sejumlah bahaya bila penerima vaksin Sinovac mengunggah atau membagikan foto sertifikat vaksinasi Covid-19.