Profil Wasit Yang Akan Memimpin Laga Barcelona Vs Liverpool

Reporter:
Editor:

Febriyan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wasit Bjorn Kuipers memberikan kartu merah kepada pemain PSG, Zlatan Ibrahimovic pada pertandingan kedua babak 16 besar Liga Champions di kandang Chelsea di London, 12 Maret 2015. AP/Matt Dunham

    Wasit Bjorn Kuipers memberikan kartu merah kepada pemain PSG, Zlatan Ibrahimovic pada pertandingan kedua babak 16 besar Liga Champions di kandang Chelsea di London, 12 Maret 2015. AP/Matt Dunham

    Sementara bagi Liverpool, laga Kamis dini hari nanti akan menjadi laga keempat mereka yang dipimpin oleh Kuipers di Liga Champions. Dari tiga laga sebelumnya, Liverpool meraih dua kemenangan dan satu hasil imbang.

    Kuipers pertama kali memimpin laga Liverpool di Liga Champions pada babak penyisihan musim 2009-2010. Liverpool menang 1-0 atas wakil dari Hungaria, Debrecen.

    Pada musim 2014-2015, Kuipers kembali memimpin laga Liverpool. Kali ini mereka menghadapi Basel FC di babak penyisihan grup. Namun Liverpool harus puas dengan hasil imbang 1-1.

    Baca juga: Barcelona Vs Liverpool, Van Dijk Ingin Hapus Kenangan Buruk

    Laga Liverpool terakhir yang dipimpin oleh Kuipers adalah ketika mereka membungkam Hoffenheim di babak penyisihan grup musim 2017-2018. Liverpool menang 2-1 saat itu.

    Sejauh ini catatan Kuipers cukup apik. Tak ada keputusan-keputusan kontroversial yang pernah diambil oleh dia. Dia juga dianggap sebagai salah satu wasit terbaik Eropa saat ini.

    Tak heran jika kemudian Kuipers pernah terpilih memimpin laga final Liga Champions pada 2014 lalu antara Real Madrid vs Atletico Madrid. Dia juga pernah terpilih memimpin final Liga Eropa 2018 antara Atletico Madrid vs Marseille.

    Semoga saja Kuipers bisa terus mempertahankan reputasinya tersebut dan memimpin laga Barcelona vs Liverpool dengan baik.

    MARCA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Apa itu European Super League?

    Pada 19 April 2021, sebanyak 12 mega klub sepakbola Eropa mengumumkan bahwa mereka akan membuat turnamen baru yang bernama European Super League.