Piala KNVB Malam Ini: Peluang Ajax Amsterdam Menuju Treble

Reporter:
Editor:

Hari Prasetyo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemain Tottenham Hotspur Fernando Llorente berebut bola dengan pemain Ajax Matthijs de Ligt saat bertanding dalam Leg Pertama Semi Final Liga Champions di Tottenham Hotspur Stadium, London, Inggris, 30 April 2019. REUTERS/Dylan Martinez

    Pemain Tottenham Hotspur Fernando Llorente berebut bola dengan pemain Ajax Matthijs de Ligt saat bertanding dalam Leg Pertama Semi Final Liga Champions di Tottenham Hotspur Stadium, London, Inggris, 30 April 2019. REUTERS/Dylan Martinez

    TEMPO.CO, Jakarta - Sebelum menjamu Tottenham Hotspur pada pertandingan pertemuan kedua babak semifinal Liga Champions pekan depan, Ajax Amsterdam akan tampil lebih dulu pada final Piala KNVB Belanda malam ini, Minggu 5 Mei 2019, di Stadion De Kuip, Rotterdam, melawan Willem II Tilburg.

    Kapten Ajax yang masih berusia 19 tahun, Matthijs de Ligt, mengatakan mereka yakin bisa mengatasi tekanan mental sebagai tim favorit pada liga domestik maupun Eropa pada saat ini.

    De Ligt dan kawan-kawan menghadapi situasi yang relatif baru. Dari tim yang memang punya sejarah legendaris tapi sudah lama tak diunggulkan, kini Ajax menjelma menjadi tim raksasa. Hal itu terjadi setelah mereka menggulung Real Madrid dan Juventus di Liga Champions. Mereka juga berpeluang memenangi Piala KNVB Beker dan menjuarai kompetisi liga domestik, Eredivisie. 

    Pertandingan malam ini merupakan jalan buat Ajax untuk memborong tiga gelar juara dalam satu musim kompetisi atau mencetak treble.

    Ajax mengalahkan Tottenham 1-0 pada semifinal pertama Liga Champions, Rabu lalu, melalui tembakan gelandang serang Donny van de Beek dalam babak pertama.

    Sebelum menjadi tuan rumah semifinal kedua Liga Champions di Johan Cruyff Arena, Amsterdam, Ajax yang sedang memimpin klasemen Eredivisie akan menjalani tes pertama pada saat-saat genting melawan Willem II.

    Piala Liga Belanda atau Piala KNVB bukan hal baru bagi Ajax sejak era Johan Cruyff. Mereka sudah 19 kali memenanginya. Malam nanti pun mereka diunggulkan.

    Tapi, tekanan mental buat Ajax jauh lebih berat karena semakin banyak pecinta sepak bola di Eropa yang mengharapkan mereka menang pada semua kejuaraan yang diikutinya. Dengan permainan yang atraktif, Ajax sekarang sedang menjadi tim kesayangan di Eropa.

    “Menurut beberapa orang, kami mungkin bukan lagi underdog melawan Tottenham. Tapi, tentu saja karena kami sudah melawan Real Madrid dan Juventus," kata De Ligt dalam konferensi pers.

    “Kemudian, anda merasa tekanan untuk menang. Peran sebagai tim favorit memang memberikan sebuah perbedaan. Saya bisa merasakannya karena itu menjadi sangat fokus,” kata bek tengah Ajax dan tim nasional Belanda itu.

    "Kami masih bermain untuk tiga hadiah. Semuanya sangat fokus menyambut pertandingan yang ada di depan,” De Ligt menambahkan.

    Ajax terakhir memenangi Piala KNVB pada 2010. Pelatih Erik Ten Hag menegaskan tak akan mengambil risiko dengan mengistirahatkan sejumlah pemain kunci untuk laga malam ini, demi laga kedua melawan Tottenham.

    “Saya hanya akan berfokus menyiapkan susunan pemain yang bisa mengalahkan Willem II," kata Ten Hag. “Kami melawan Spurs pada Selasa mendatang (Rabu dinihari). Waktu dari Minggu ini masih cukup buat memulihkan tenaga,” Ten Hag melanjutkan.

    Ajax akan menjalani pertandingan Eredivise pada 12 Mei mendatang melawan Utrecht, sebelum menjalani laga terakhir melawan De Graafschap pada 15 Mei.

    Asosiasi Sepak Bola Kerajaan Belanda (KNVB) mengubah jadwal Ajax di liga domestik agar klub ini bisa mempersiapkan diri lebih baik untuk kejuaraan antarklub Eropa.

    Ten Hag membantah penundaan jadwal mereka di liga domestik itu oleh KNVB memberikan mereka keuntungan yang tidak sportif menjelang mereka menjamu Tottenham pada Rabu dinihari mendatang.

    Ketika mengalahkan juara bertahan Piala KNVB, Feyenoord Rotterdam, 3-0 pada semifinal sang kapten, Matthijs de Ligt, menandai penampilannya yang ke-100 kali membela Ajax Amsterdam dengan membobol gawang lawan. De Light juga menghadang tembakan salah satu penyerang legendaris Belanda sepanjang masa, Robin van Persie, pada menit awal pertandingan semifinal itu.

    SKY SPORTS | GOAL.COM


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Cara Merawat Lidah Mertua, Tanaman Hias yang Sedang Digemari

    Saat ini banyak orang yang sedang hobi memelihara tanaman hias. Termasuk tanaman Lidah Mertua. Bagai cara merawatnya?