Awal Liga 1 dan Uji Coba Mepet, Begini Siasat Pelatih Arema FC

Reporter:
Editor:

Hari Prasetyo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Selebrasi pelatih Arema, Milomir Seslija (pssi.org)

    Selebrasi pelatih Arema, Milomir Seslija (pssi.org)

    TEMPO.CO, Jakarta - Pelatih Arema FC, Milomir Seslija, sudah mengetahui mepetnya jadwal dua laga tandang, yaitu antara laga uji coba melawan PSIS Semarang dan laga pembuka Liga 1 2019 melawan PSS Sleman. Namun, pelatih Arema FC itu mengaku sudah menyiapkan siasat dan sejumlah rencana.

    Tim berjuluk  Singo Edan ini harus bertandang ke Stadion Moch Soebroto Magelang menantang PSIS Semarang, Sabtu, 11 Mei 2019. Kemudian, Arema FC akan tampil di Stadion Maguwoharjo Sleman, Rabu berikutnya, melawan PSS. Praktis, pelatih yang akrab disapa Milo itu cuma punya waktu tiga hari untuk istirahat sekaligus mempersiapkan tim semaksimal mungkin.

    "Di awal Ramadan kami akan menggelar dua-tiga kali latihan di Malang sebelum berangkat ke Magelang untuk beruji coba, lalu memainkan laga pertama (Liga 1 2019) melawan PSS," ungkap Milo kepada Wearemania.net.

    Selisih tiga hari usai laga melawan PSIS akan dimanfaatkan dengan baik oleh pelatih asal Bosnia ini. Satu hari akan digunakan untuk laithan pemulihan bagi pemainnya sebelum melakoni sesi persiapan untuk menghadapi PSS. "Waktu efektif untuk berlatih cuma dua hari, sebelum melawan PSS sudah kami rencanakan, semua pemain akan kami bawa ke Magelang. Tapi, waktu ke Sleman saya akan bawa 20 pemain saja, sisanya saya pulangkan ke Malang," kata pelatih berlisensi UEFA Pro tersebut.

    Setelah melawan PSS, Arema juga harus kembali melawat ke kandang Borneo FC pada pekan kedua Liga 1 2019, Rabu, 22 Mei 2019. Jarak sepekan di antara kedua laga membuat Milo agak lega.

    "Pemain yang tidak ikut ke Sleman bisa berlatih di Malang. Mereka akan bersiap menunggu laga selanjutnya melawan Borneo FC, lalu Persela (Lamongan), dan setelah Hari Raya kami punya laga big match melawan Persib (Bandung)," kata  pelatih Arema FC berusia 54 tahun ini.

    WEAREMANIA.NET


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    4 Fakta Kasus Suap Pajak, KPK Bidik Pejabat Dirjen Pajak dan Konsultan

    KPK menetapkan pejabat Direktorat Jenderal atau Dirjen Pajak Kementerian Keuangan sebagai tersangka dalam kasus suap pajak. Konsultan juga dibidik.