Gol Ke-4 Liverpool Dianggap Teraneh Dalam Sejarah Liga Champions

Reporter:
Editor:

Febriyan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Para pemain Liverpool berselebrasi di depan suporter. Reuters/Carl Recine

    Para pemain Liverpool berselebrasi di depan suporter. Reuters/Carl Recine

    TEMPO.CO, JakartaLiverpool berhasil melaju ke final Liga Champions setelah membungkam Barcelona 0-4 pada laga kedua semifinal Liga Champions Rabu dinihari tadi. Gol keempat Liverpool menjadi sorotan.

    Liverpool unggul cepat lewat Divock Origi pada menit ke-7. Mereka baru dapat menambah gol pada babak kedua lewat Giorginio Wijnaldum pada menit ke-54 dan 56.

    Baca: Liverpool Vs Barcelona: Gol Ke-4 Jadi Perdebatan, Simak Videonya

    Keberhasilan Liverpool melaju ke partai final ditentukan pada menit ke-79. Mereka saat itu mendapatkan tendangan pojok di sisi sebelah kiri pertahanan Barcelona.

    Trent Alexander-Arnold mengambil tendangan sudut itu dengan sangat cepat, bahkan ketika lini belakang Barcelona belum bersiap untuk bertahan. Bola dilepaskan kepada Divock Origi yang tak terkawal dan langsung melepaskan tembakan ke gawang Barcelona.

    Media Spanyol Marca menyebut gol Liverpool tersebut sebagai gol teraneh dalam sejarah Liga Champions.

    "Gol keempat Liverpool pada laga kedua semifinal Liga Champions melawan Barcelona merupakan salah satu gol teraneh yang pernah terjadi di tahap ini dari kompetisi tersebut," tulis Marca.

    Tonton juga: Kejar Skor Barcelona, Liverpool ke Final Liga Champions

    Yang membuat aneh karena wasit asal Turki, Cuneyt Cakir tak mengindahkan protes para pemain Barcelona dan tetap mengesahkan gol Origi. Dia sebenarnya bisa saja memerintahkan Alexander-Arnold mengulang kembali tendangan pojok tersebut.

    Kekalahan itu membuat keunggulan 3-0 yang dimiliki Barcelona pada laga pertama tak berguna. Liverpool lolos ke partai final Liga CHampions dengan agregat 4-3.

    MARCA

    Baca: Formula 1: Ferrari Bawa Mesin Baru Ke GP Spanyol di Barcelona
    Baca: Aksi KO Spektakuler Petarung MMA Raymond Daniels, Simak Videonya


     

     

    Lihat Juga

     


    Selengkapnya
    Grafis

    Peluru Tajam di Malam Jahanam Kerusuhan 22 Mei 2019

    Dalam kerusuhan 22 Mei 2019, empat orang tewas dengan luka mirip bekas tembakan. Seseorang diduga tertembak peluru tajam.