Ajax Amsterdam Vs Tottenham Hotspur: Ketegangan Daley Blind

Reporter:
Editor:

Hari Prasetyo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemain Ajax Matthijs de Ligt, Daley Blind, dan Dusan Tadic melakukan selebrasi usai mengalahkan Juventus di laga kedua peremapt final Liga Champions, di Allianz Stadium, Turin, 17 April 2019. REUTERS/Alberto Lingria

    Pemain Ajax Matthijs de Ligt, Daley Blind, dan Dusan Tadic melakukan selebrasi usai mengalahkan Juventus di laga kedua peremapt final Liga Champions, di Allianz Stadium, Turin, 17 April 2019. REUTERS/Alberto Lingria

    TEMPO.CO, Jakarta - Daley Blind, pemain bek Ajax Amsterdam, mengatakan kemenangan mereka pada final Piala Asosiasi Sepak Bola Kerajaan Belanda (KNVB), Mingu pekan lalu, dirayakan tak berlebihan. Pasalnya, mereka masih memikirkan beratnya pertadingan melawan Tottenham Hotspur di Johan Cruyff Arena, Amsterdam, dinihari nanti, Kamis 9 Mei 2019, pada semifinal kedua Liga Champions.

    Ajax Amsterdam menang 1-0 di kandang Tottenham Hotpur di London, Inggris, pada semifinal pertemuan pertama, Rabu dinihari pekan lalu. Skor tipis itu belum Ajax aman untuk bisa lolos ke final. Apalagi, Tottenham diperkirakan akan mendapat inspirasi dari sukses Liverpool menyingkirkan Barcelona di Anfield dinihari tadi, Rabu 8 Mei 2019.

    Kalah telak 0-3 pada pertemuan pertama di Camp Nou, Liverpool bisa mengggilas Lionel Messi dan kawan-kawan dari Barcelona 4-0 pada pertemuan kedua, tanpa diperkuat Mohamed Salah dan Roberto Firmino.   

    Belajar dari keganasan Liverpool itu, Ajax diperkirakan akan menghadapi bahaya kalau bermain bertahan buat memaksakan hasil minimal 0-0 atau 1-1 untuk lolos ke final. Lagi pula, selama ini permainan defensif bukanlah tradisi dari Ajax.

    Ketegangan akan semakin meningkat di kubu Ajax karena mereka tinggal butuh waktu permainan 90 menit lagi untuk mencapai final Liga Champions pertama sekali sejak 1995.

    Peluang treble, yaitu memborong tiga gelar juara dalam semusim, buat Ajax juga dapat membuat permainan mereka tak lepas. Di divisi tertinggi Liga Belanda, Eredevisie, mereka pun tinggal menyamai hasil pertandingan PSV Eindhoven pada dua laga terakhir untuk menjadi juara.

    Itu sebabnya, Blind, yang mencetak gol pertama pada final Piala KNVB itu mengatakan pesta kemenangan mereka tak dilakukan secara berlebihan. “Dirayakan di lapangan dan selanjutnya di stadion bersama para suporter,” kata mantan bek Manchester United ini. “Setelah itu, kami makan-makan dan pulang ke rumah.”

    “Ini bukan saat yang tepat (untuk berpesta). Anda tahu pertandingan apa yang akan datang. Jelas, laga itu (melawan Tottenham Hotspur) menjadi pikiran kami,” Daley Blind menegaskan.

    Ajax Amsterdam kesulitan mengatasi permainan Tottenham Hotspur yang mengandalkan kekuatan fisik dan umpan-umpan langsung ke mulut gawang. Manajer Tottenham, Mauricio Pochettino, kemungkinan akan kembali memakai cara tersebut dalam pertandingan di  Amsterdam dinihari nanti.

    INDEPENDENT | ESPN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Satu Tahun Bersama Covid-19, Wabah yang Bermula dari Lantai Dansa

    Genap satu tahun Indonesia menghadapi pandemi Covid-19. Kasus pertama akibat virus corona, pertama kali diumumkan pada 2 Maret 2020.