Pelatnas di Sawangan, Bima Sakti Persiapkan Timnas U-16

Reporter:
Editor:

Hari Prasetyo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemain Timnas U-16, Mochamad Yudha Febrian. (Antara)

    Pemain Timnas U-16, Mochamad Yudha Febrian. (Antara)

    TEMPO.CO, Jakarta - PSSI akan menggelar pemusatan latihan untuk tim nasional U-16 (Timnas U-16) di Sawangan, Depok, pada 13 Mei 2019. Persiapan tersebut akan dipimpin langsung pelatih kepala Timnas U-16, Bima Sakti.

    “Kami berencana akan mengadakan pemusatan latihan di tanggal 13 Mei 2019. Lokasinya nanti di lapangan latihan tim nasional PSSI, Sawangan. Kami akan menyeleksi sebanyak 45 pemain untuk tahap pertama,” ungkap Bima.

    Mengenai pemain yang akan dibawa, Bima mengatakan, “Nama-nama pemain akan diberitahukan lebih lanjut. Saat ini kami sedang mengumpulkan dan mempersiapkan nama-namanya terlebih dlu. Rata-rata mereka adalah pemain yang berasal dari kompetisi PSSI Elite Pro Academy U-16. Untuk pemain, saya mendapat informasi dan masukan dari pelatih-pelatih lain,” jelasnya.

    Mantan pelatih Timnas Indonesia ini mengaku bersyukur atas kesempatan yang diberikan oleh PSSI. Dia menyebut akan memaksimalkan hal ini. Bima pun akan memulai tahap demi tahap untuk membangun tim nasional U-16 yang solid.

    “Terima kasih atas kesempatan yang diberikan PSSI ini, saya akan memaksimalkan kepercayaan yang diberikan ini,” kata Bima.

    “Saya pikir ini hal baru buat kami dengan membentuk sebuah tim yang solid dari tahapan fisik ke tahapan berikutnya. Bulan puasa saya rasa tidak menjadi halangan bagi kami untuk melaksanakan TC. Saya sudah membuat jadwal latihan yang tepat untuk mereka,” katanya.

    Tim nasional U-16 asuhan Bima Sakti disiapkan untuk bermain dalam turnamen AFF U-16 pada  27 Juli 2019. Mereka berada di Grup A, bersama dengan Myanmar, Vietnam, Timor-Leste, Singapura, dan Filipina.

    PSSI.ORG


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Rekor Selama Setahun Bersama Covid-19

    Covid-19 telah bersarang di tanah air selama setahun. Sejumlah rekor dibuat oleh pandemi virus corona. Kabar baik datang dari vaksinasi.