Wasit Kontroversial Damir Skomina Pimpin Final Liga Champions

Reporter:
Editor:

Febriyan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pelatih Liverpool, Juergen Klopp memprotes keputusan wasit, referee Damir Skomina saat tim asuhannya berlaga melawan Villarreal pada leg pertama babak semifinal Liga Eropa di stadion El Madrigal, Villarreal, Spanyol, 28 April 2016. REUTERS

    Pelatih Liverpool, Juergen Klopp memprotes keputusan wasit, referee Damir Skomina saat tim asuhannya berlaga melawan Villarreal pada leg pertama babak semifinal Liga Eropa di stadion El Madrigal, Villarreal, Spanyol, 28 April 2016. REUTERS

    TEMPO.CO, Jakarta - Wasit Damir Skomina dipastikan akan memimpin laga final Liga Champions antara Tottenham Hotspur vs Liverpool. Terlepas dari sejumlah keputusan kontroversial yang pernah dia buat, Badan Sepak Bola Eropa UEFA tetap memberikan kepercayaan terhadap wasit berusia 42 tahun tersebut.

    Skomina akan memimpin laga final Liga Champions untuk pertama kali dalam karirnya di dunia perwasitan. Sebelumnya, laga terbesar yang pernah dipimpin Skomina adalah final Liga Eropa 2017 antara Ajax Amsterdam kontra Manchester United. Dia juga pernah memimpin laga Piala Super Eropa antara Chelsea vs Atletico Madrid pada 2012 lalu.

    Rekam jejak Skomina penuh dengan kontroversi. Jose Mourinho pernah marah-marah kepadanya ketika menghadapi Dynamo Kiev di ajang Liga Eropa 2015 lalu. Mourinho menyebut Skomina sebagai wasit yang lemah dan naif karena tak memberikan timnya penalti atas pelanggaran yang dilakukan pemain Kiev.

    Musim lalu, Chelsea juga pernah mendapat keapesan saat dipimpin Skomina. Pada laga pertama babak 16 besar Liga Champions kontra Barcelona, Chelsea tak mendapatkan penalti saat Gerard Pique melanggar Marcos Alonso di kotak penalti. Laga itu berakhir 1-1 namun Chelsea tersingkir karena kalah 0-3 pada laga kedua di Stadion Camp Nou.

    Bagi Liverpool sendiri, Skomina justru memberikan keuntungan musim lalu. Pada laga kedua semifinal di markas AS Roma, Liverpool seharusnya kalah telak jika Skomina tegas.

    Editor Corriere dello Sport, Alessandro Vocalelli, menyatakan bahwa Skomina seharusnya memberikan setidaknya dua penalti untuk AS Roma dan sejumlah kartu merah untuk pemain Liverpool. Meskipun menang 4-2 pada laga itu, AS Roma gagal melaju ke partai final karena kalah 2-5 pada laga pertama.

    "Sebuah pertandingan yang hampir sempurna dirusak wasit," tulis Vocalelli setelah laga, seperti diwartakan The Guardian. Presiden AS Roma, James Pallotta bahkan menyebut kinerja sang wasit sebagai sebuah lelucon. Pallotta sampai menyuarakan permintaan teknologi Video Assistant Referee (VAR) yang musim lalu belum dipakai di Liga Champions.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sulli dan Artis SM Entertaintment yang juga Tewas Bunuh Diri

    Sulli, yang bernama asli Choi Jin-ri ditemukan tewas oleh managernya pada 14 Oktober 2019. Ada bintang SM lainnya yang juga meninggal bunuh diri.