Liga Belanda: De Graafschap Vs Ajax, Penobatan Juara Malam Ini

Reporter:
Editor:

Hari Prasetyo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO.CO, Jakarta - Pelatih Ajax Amsterdam, Erik ten Hag, menegaskan tidak akan meninggalkan klub itu untuk saat ini. Ten Hag mengatakannya pada konferensi pers menjelang pertandingan Ajax di kandang De Graafschap dinihari nanti, Kamis 16 Mei 2019, dalam rangkaian partai terakhir divisi tertinggi Liga Belanda, Eredivisie, musim 2018-2019 ini.

    Ajax di ambang juara Eredivisie untuk ke-21 kali. Mereka sudah unggul tiga poin dan unggul selisih gol dari PSV Eindhoven. Meski demikian, peluang kejutan selalu terbuka, sebagaimana kekalahan Ajax dari Tottenham Hotspur pada semifinal Liga Champions Eropa, pekan lalu.

    Ten Hag, pelatih asal Belanda berusia 49 tahun, mendapat banyak pujian setelah melolos Ajax ke semifinal Liga Champions 2018-19 dan berpeluang membawa tim memenangi Eredivise pertama kali sejak 2014. Dua pekan lalu, mereka sudah menjuarai Piala KNVB Belanda.  

    Dalam konferensi pers, mantan pelatih Utrecht dan Bayern Munich II ini ditanya soal masa depannya. Ten Hag menjawab, “Saya masih punya sebuah kontrak di sini dan saya menikmatinya. Kami sedang bekerja untuk masa depan, jadi tak memikirkan hal itu (rencana kepindahan) sekarang.”

    Ten Hag lantas menjawab pertanyaan wartawan soal isu  ketertarikan klubnya kepada pemain sayap muda Steven Bergwijn, yang kini membela PSV Eindhoven. Bergwijn melewati pendidikan junior di Ajax. “Kalau punya informasinya, saya akan segera memberitahukannya kepada anda.”

    Tapi, pada kesempatan terpisah, pelatih PSV Eindhoven, Mark van Bommel, menegaskan mereka tak akan melepas Bergwijn dalam bursa transfer pemain.

    Ajax diprediksikan tak kesulitan untuk meraih kemenangan dari De Graafschap karena perbedaan kualitas yang jauh.

    Sedangkan PSV Eindhoven akan menjamu  Heracles. Jika Ajax Amsterdam kalah dinihari annti, PSV butuh menang dengan 14 gol untuk mengimbangi selisih gol pasukan Erik Ten Hag sehingga penetuan gelar juara ditentukan melalui playoff.  

    FOOTBALL ORANJE.COM


     

     

    Lihat Juga

     


    Selengkapnya
    Grafis

    Peluru Tajam di Malam Jahanam Kerusuhan 22 Mei 2019

    Dalam kerusuhan 22 Mei 2019, empat orang tewas dengan luka mirip bekas tembakan. Seseorang diduga tertembak peluru tajam.