Liga 1: Borneo FC Vs Bhayangkara 1-1, Ini Kata Pelatih Kedua Tim

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bhayangkara FC. (ANTARA/Akbar Nugroho Gumay)

    Bhayangkara FC. (ANTARA/Akbar Nugroho Gumay)

    TEMPO.CO, Jakarta - Pelatih Bhayangkara FC, Alfredo Vera, puas dengan penampilan para pemainnya saat menahan imbang 1-1 tuan rumah Borneo FC pada pertandingan Liga 1 2019 di Stadion Aji Imbut, Kutai Kartangera, Kalimantan Timur, Kamis  malam, 16 Mei 2019.

    Menurut Alfredo, Borneo FC merupakan tim yang kuat, sehingga pemainnya harus bekerja ekstra keras sepanjang pertandingan. "Hasil satu poin harus kita syukuri, karena kita juga sempat ketinggalan gol hingga menit akhir, beruntung pemain kami bisa membalas gol di injury time," ucap Alfredo usai pertandingan.

    Secara umum, Alfredo mengakui para pemainnya mampu menjalankan taktik dan strategi dengan sempurna, meskipun tuan rumah Bornoe FC lebih unggul dalam penguasaan bola.

    "Babak pertama pertandingan berjalan cukup imbang, namun memasuki babak kedua tim kami sempat lengah sehingga bisa kecolongan, beruntung di akhir pertandingan kami bisa membalas ketertinggalan dan mampu membawa pulang satu poin," katanya.

    Pemain Bhayangkara FC, Herman Dzumafo, mengaku hasil imbang merupakan hasil terbaik bagi timnya pada laga kali ini. "Memang ini pertandingan perdana, dan dimainkan pada malam hari, cukup terasa berat bagi kami di lapangan, tapi kami bersyukur bisa membawa pulang poin," beber Dzumafo.

    Sementara itu Pelatih Borneo FC, Mario Gomez mengaku para pemainya sedikit lengah memasuki menit terakhir, sehingga hasil sempurna yang sudah dalam genggaman akhir lepas dan gagal menorehkan tiga poin.

    "Anak- anak sudah bermain maksimal, hasil yang kurang memuaskan, namun harus segera kita lupakan dan fokus menatap laga selanjutnya menghadapi Arema," tuturnya.

    Penjaga gawang Borneo FC, Nadeo Agriwinata, mengatakan ia dan rekan-rekannya telah berjuang maksimal sepanjang pertandingan, namun sayangnya kemenangan gagal diwujudkan. "Bagi saya ini pelajaran berharga, semoga pada laga selanjutnya kami bisa tampil lebih baik lagi dan bisa meraih kemenangan," katanya.

    Berikutnya: Hasil Liga 1 selengkapnya


     

     

    Lihat Juga

     


    Selengkapnya
    Grafis

    Peluru Tajam di Malam Jahanam Kerusuhan 22 Mei 2019

    Dalam kerusuhan 22 Mei 2019, empat orang tewas dengan luka mirip bekas tembakan. Seseorang diduga tertembak peluru tajam.