9 Pemain Yang Akan Dijual Barcelona Demi Griezmann dan De Ligt

Reporter:
Editor:

Febriyan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Para pemain Barcelona bersama anak-anak mereka berfoto dengan trofi kemenangan La Liga Spanyol setelah mengalahkan Levante di Camp Nou, Spanyol, Ahad dinihari, 28 April 2019. REUTERS/Albert Gea

    Para pemain Barcelona bersama anak-anak mereka berfoto dengan trofi kemenangan La Liga Spanyol setelah mengalahkan Levante di Camp Nou, Spanyol, Ahad dinihari, 28 April 2019. REUTERS/Albert Gea

    TEMPO.CO, JakartaBarcelona membutuhkan dana besar untuk memperkuat skuat mereka untuk musim depan. La Blaugrana disebut ingin merekrut Matthijs de Ligt dan Antoine Griezmann serta mencari pelapis Jordi Alba dan pengganti Jasper Cillessen di bursa transfer mendatang.

    Meskipun belum jelas berapa dana yang mereka butuhkan, namun Barcelona diperkirakan membutuhkan dana sekitar 70 juta euro (sekitar Rp 1,3 triliun) hanya untuk memboyong De Ligt dari Ajax Amsterdam sementara untuk mendatangkan Antoine Griezmann kemungkinan mereka harus menebusnya dengan harga 120 juta euro (sekitar Rp1,94 triliun) dari Atletico Madrid.

    Juara La Liga tersebut diperkirakan akan menjual beberapa pemainnya untuk memberikan tambahan dana demi memuluskan rencana mereka di bursa transfer musim panas ini. Berikut daftar beberapa pemain yang kemungkinan dijual Barcelona menurut laporan Marca:

    1. Philippe Coutinho

    Penampilan Philippe Coutinho yang belum juga meyakinkan sejak diboyong dari Liverpool membuat Barcelona ingin menjual pemain timnas Brazil itu. Coutinho kabarnya dibandrol tak kurang dari 100 juta euro (sekitar Rp1,62 triliun).

    Chelsea tampaknya tertarik terhadap mantan pemain Liverpool itu untuk menggantikan Eden Hazard yang memberikan sinyal sangat kuat ingin hengkang ke Real Madrid. Namun The Blues harus menunggu keputusan Pengadilan Arbitrasi Olahraga (CAS) terkait larangan transfer mereka.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.