Jadwal Persib: Rene Janji Akhiri Tradisi Buruk Laga Perdana

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Persib Bandung. (pssi.org)

    Persib Bandung. (pssi.org)

    TEMPO.CO, Bandung - Persib Bandung menargetkan bisa meraih poin penuh saat menjamu Persipura Jayapura dalam laga perdananya di ajang kompetisi Liga 1 2019. Persib akan menjamu tim Mutiara Hitamitu di stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Sabtu, 18 Mei 2019.

    "Apapun itu sangat menarik di pertandingan pertama, kami ingin memenangkan pertandingan besok," kata pelatih kepala Persib Bandung Robert Rene Alberts di Graha Persib, Jalan Sulanjana, Bandung, Jumat, 17 Mei 2019.

    Robert mengatakan Persib acapkali kesulitan memenangkan pertandingan di laga perdana kompetisi. Namun, dia berjanji akan mengubah tradisi buruk tersebut.

    Pada Liga 1 musim 2018 lalu, Persib harus rela berbagi  satu poin dengan PS Tira lantaran skor berakhir imbang 1-1. Demikian pula pada pertandingan perdana di Liga 1 musim 2017  Persib yang kala itu ditangani Djajang Nurjaman hanya mampu menahan imbang Arema FC 1-1.

    "Sejauh ini pertandingan pertama di Liga 1 memang sangat sulit untuk menang bagi Persib tapi kita rubah itu. Kita tetap targetkan 3 poin dalam pertandingan besok, kita akan rubah itu," ucap pelatih berpaspor Belanda itu.

    Sementara itu, kapten tim Persib Bandung Supardi Nasir mengatakan pertandingan besok merupakan pertandingan penting bagi Persib. Dia pun mengaku tidak terlalu memikirkan kekuatan lawan tapi lebih fokus untuk bisa menunjukkan kekuatan Persib untuk bisa menekuk Persipura.

    "Pertandingan yang sangat penting untuk menuju tangga juara apapun besok intinya kita mau 3 poin jadi kerja di lapangan harus bagus. Kita tidak pernah memikirkan bagaimana mereka main tapi kita fokus ke tim kita," ujar Supardi.

    Selanjutnya: Jadwal dan skuad Persib


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wiranto Ditusuk Seseorang yang Diduga Terpapar Radikalisme ISIS

    Menkopolhukam, Wiranto ditusuk oleh orang tak dikenal yang diduga terpapar paham radikalisme ISIS. Bagaimana latar belakang pelakunya?