Juventus Gagal di Liga Champions, Allegri Lengser Akhir Musim Ini

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ekspresi pelatih Juventus, Massimiliano Allegri setelah disiram oleh anak-anak asuhannya saat merayakan kemenangan mereka, di Allianz Stadium, Turin, Italia, Sabtu, 20 April 2019. REUTERS/Massimo Pinca

    Ekspresi pelatih Juventus, Massimiliano Allegri setelah disiram oleh anak-anak asuhannya saat merayakan kemenangan mereka, di Allianz Stadium, Turin, Italia, Sabtu, 20 April 2019. REUTERS/Massimo Pinca

    TEMPO.CO, JakartaMassimiliano Allegri akan mengundurkan diri sebagai posisi pelatih Juventus pada akhir musim. Demikian diumumkan klub juara Seri A Liga Italia tersebut.

    Masa depan Allegri terus jadi bahan spekulasi setelah Juventus disingkirkan Ajax dari babak perempat final Liga Champions. Soalnya, Juve dianggap sebagai tim favorit dalam kompetisi top Eropa musim ini setelah mendatangkan Cristiano Ronaldo.

    Kekalahan dari Ajax kemudian menghapus mimpi mereka. Sejumlah suporter juga menjadi frustrasi dengan taktik pragmatis yang diperagakan Allegri, meskipun dia sukses memimpin Juve meraih gelar Seri A, yang kedelapan berturut-turut pada 2018-19.

    Setelah bertemu dengan presiden Andrea Agnelli minggu ini, kabar soal akhir Allegri sudah santer terdengar. Jumat ini, Juve pun akhirnya menegaskan akan mulai mencari pelatih baru.

    "Massimiliano Allegri tidak akan berada di bangku Juventus untuk musim 2019-2020," demikian pernyataan klub itu. "Pelatih dan presiden, Andrea Agnelli, akan bertemu media bersama di konferensi pers Sabtu, 18 Mei, pukul 14.00 (waktu setempat) di aula konferensi pers Stadion Allianz."

    Allegri telah dikaitkan dengan beberapa klub di luar Seri A dalam beberapa waktu terakhir. Paris Saint-Germain dan Chelsea disebutkan tertarik memakai jasanya.

    Allegri akan memimpin pertandingan kandang terakhir Juventus melawan Atalanta pada hari Minggu, sebelum melakukan perjalanan ke Sampdoria untuk pertandingan terakhirnya di pucuk pimpinan pada hari Sabtu berikutnya.

    Laporan media menyatakan kandidat ideal Juventus adalah pelatih Manchester City Pep Guardiola. Sedangkan mantan gelandang Claudio Marchisio mendesak klub untuk memilih pelatih Liverpool Jurgen Klopp. Namun, keduanya tampaknya akan sulit didatangkan, sehingga muncul nama pelatih Prancis Didier Deschamps , yang juga mantan pemain Juventus.

    FOOTBALL ITALIA | ESPNFC


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.