Borneo FC Vs Arema FC, Kayame: Berdoa dan Bekerja Lebih Keras

Reporter:
Editor:

Hari Prasetyo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemain Arema FC Hamka Hamzah (kanan) berebut bola dengan pemain Persebaya Surabaya Novan Setya Sasongko (kiri) dalam laga final Piala Presiden 2019 di stadion Kanjuruhan Malang, Jawa Timur, Jumat, 12 April 2019. Gol berikutnya di ceploskan Ricky Kayame pada saat injury time. TEMPO/Aris Novia Hidayat

    Pemain Arema FC Hamka Hamzah (kanan) berebut bola dengan pemain Persebaya Surabaya Novan Setya Sasongko (kiri) dalam laga final Piala Presiden 2019 di stadion Kanjuruhan Malang, Jawa Timur, Jumat, 12 April 2019. Gol berikutnya di ceploskan Ricky Kayame pada saat injury time. TEMPO/Aris Novia Hidayat

    TEMPO.CO, Jakarta - Pemain penyerang Arema FC, Ricky Kayame, tidak ingin terlalu lama berada dalam situasi terpuruk. Rikcy mengaku siap bekerja lebih keras agar Singo Edan bisa bangkit pada pertandingan selanjutnya.

    Arema FC memulai kiprahnya di Shopee Liga 1 2019 dengan hasil yang tidak memuaskan. Juara Piala Presiden 2019 itu menelan kekalahan dengan skor 1-3 dari PSS Sleman di Stadion Maguwoharjo, Rabu, 15 Mei.

    "Laga pertama memang selalu susah. Jadi semoga pada laga selanjutnya saya bisa memberikan yang terbaik untuk pribadi saya dan Arema. Saya harus berdoa dan kerja lebih keras lagi," ucap Ricky Kayame.

    Pada pertandingan kedua, Arema FC harus kembali berjumpa lawan tangguh. Hamka Hamzah dan kolega harus menjalani laga tandang ke markas Borneo FC. Laga ini akan digelar di Stadion Segiri, Samarinda, pada Rabu, 22 Mei 2019, mendatang.

    Pada laga pertamanya, Borneo FC gagal mendapatkan poin penuh. Pesut Etam, yang harus mengungsi ke Stadion Aji Imbut ditahan imbang hayangkara FC. Hasil yang dianggap oleh Rikcy Kayame justru tidak menguntungkan bagi kubu Arema FC.

    "Borneo FC pasti punya keinginan untuk dapat poin penuh karena ini bermain di kandang mereka. Tapi, kami juga ingin menangkan pertandingan karena kami juga kalah di laga pertama," papar mantan pemain Persebaya Surabaya itu.

    LIGA INDONESIA


     

     

    Lihat Juga

     


    Selengkapnya
    Grafis

    Kombatan ISIS asal Indonesia yang Terdeteksi di Suriah dan Irak

    Pada 2017, BNPT memperkirakan seribu lebih WNI tergabung dengan ISIS. Kini, kombatan asal Indonesia itu terdeteksi terserak di Irak dan Suriah.