Laga Kandang Perdana Persebaya Malam ini, Djanur: Harus Menang

Reporter:
Editor:

Hari Prasetyo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pesepak Persebaya, Osvaldo Haay (kiri) berebut bola dengan pemain Bali United Andika Wijaya dalam pertandingan Sepak Bola Liga 1 di Stadion I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Ahad, 18 November 2018. Persebaya masih berada di posisi ketujuh di bawah Bali United pada klasemen sementara. ANTARA/Nyoman Budhiana

    Pesepak Persebaya, Osvaldo Haay (kiri) berebut bola dengan pemain Bali United Andika Wijaya dalam pertandingan Sepak Bola Liga 1 di Stadion I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Ahad, 18 November 2018. Persebaya masih berada di posisi ketujuh di bawah Bali United pada klasemen sementara. ANTARA/Nyoman Budhiana

    TEMPO.CO, Jakarta - Persebaya tak ingin kehilangan angka penuh pada laga kandang perdana Shopee Liga 1 2019. Mereka bertekad mengalahkan Kalteng Putra di Stadion Gelora Bung Tomo malam ini, 21 Mei 2019.

    Persebaya tak terpengaruh hasil pertemuan terakhir mereka pada Liga 2 2017. Pada babak 16 besar Liga 2 itu, Persebaya kalah 0-1 dari  Kalteng Putra di Gelora Bung Tomo.

    Meski takluk, Green Force tetap lolos ke babak 8 besar. Namun, berpredikat sebagai urutam kedua sebelum akhirnya menjadi juara.

    “Saya selalu melupakan masa lalu. Saya pikir hasil negatif tidak perlu diingat. Kami siap untuk menghadapi mereka. Mudah-mudahan apa yang kami susun selama latihan bisa diaplikasikan di pertandingan, sehingga meraih hasil maksimal,” kata Djadjang Nurdjaman, pelatih Persebaya, dalam sesi jumpa pers.

    “Kami sudah punya tekad untuk selalu menang di kandang sendiri. Saya sudah meminta kepada pemain jangan meniru tim-tim lain yang kalah di kandang. Kami harus punya itikad dan tekad untuk menang di kandang sendiri,” tegas pelatih asal Majalengka ini.

    Djanur menyebutkan jika kondisi Ruben Karel Sanadi dan kawan-kawan sudah lebih baik pasca kalah dari Bali United pada laga perdana, Kamis lalu. Pelatih berusia 60 tahun ini juga tak risau meski memiliki masa persiapan yang pendek.

    “Walaupun persiapan singkat, tetapi pemain yang tidak ikut ke Bali, sekarang bisa tampil. Kecuali Nelson Alom dan Otavio Dutra. Artinya kami lebih banyak pilihan (pemain) untuk diturunkan,” ungkap Djanur. “Apakah tetap menggunakan skema di Bali atau ada perubahan, itu rahasia. Dilihat di lapangan nanti,” ia menambahkan.

    Di kubu Laskar Isen Mulang, julukan Kalteng Putra, bercokol tiga mantan pemain Persebaya. Mereka adalah kiper Dimas Galih, bek Onorionde Kughegbe John alias OK John dan pemain sayap Ferinando Pahabol. “Sepak bola profesional memang diwarnai perpindahan pemain dari satu klub ke klub lain. Saya tahu kemampuan mereka. Begitu juga mereka,” beber Djanur.

    Meski begitu, Djanur meminta para pemainnya untuk mewaspadai Pahabol. Mantan pemain Persebaya ini mencetak satu gol kemenangan Kalteng Putra ke gawang PSIS Semarang dengan skor 2-1.

    “Di samping mencetak gol, Pahabol memang punya kemampuan. Jadi pasti kami awasi. Pemain kami juga hapal dengan dia. Begitu juga dengan (Patrich) Wanggai. Dia salah satu striker lokal terbaik saat ini,” tuturnya.

    Pemain sayap Persebaya Osvaldo Haay menegaskan kesiapan mereka melakoni laga perdana di kandang. Dia berharap dukungan Bonek menambah semangat para pemain. “Kami sangat siap. Apalagi ini laga home pertama. Jadi kami ingin memberikan yang terbaik,” katanya.

    PERSEBAYA.ID


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tips Menghadapi Bisa Ular dengan Menggunakan SABU

    Untuk mengatasi bisa ular, dokter Tri Maharani memaparkan bahwa bisa ular adalah protein yang hanya bisa ditawar dengan SABU polivalen.