Seleksi Timnas U-16 2019: Bima Sakti Ciutkan Skuad 28 Pemain

Reporter:
Editor:

Hari Prasetyo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Timnas U-16. Antara

    Timnas U-16. Antara

    TEMPO.CO, Jakarta - Proses seleksi dilakukan pelatih kepala tim nasional Indonesia U-16 (Timnas U-16), Bima Sakti. Sebanyak 13 orang pemain dipulangkan. Sebelumnya, 41 pemain sudah mengikuti pemusatan latihan di Sawangan yang dimulai dari 13 hingga 20 Mei 2019. Kegiatan ini akan berakhir pada 26 Mei mendatang.

    “Dari 41 pemain yang mengikuti proses seleksi dan pemusatan latihan, saya memulangkan 13 pemain. Saya memantau perkembangan mereka setiap hari, terlebih saat mereka melakukan latih tanding di internal game hari Jumat kemarin. Dan saya memilih sesuai dengan kebutuhan tim,” kata Bima.

    Mantan pemain PSSI Primavera ini menjelaskan pemain yang dipulangkan adalah yang kalah bersaing dan berkompetisi dengan lainnya. “Saya berharap pemain yang terpilih saat ini bisa terus meningkatkan kemampuannya, dan benar-benar bisa membuktikan bahwa mereka layak dipilih,” jelasnya.

    Sebanyak 28 pemain tersisa akan terus mengikuti pemusatan latihan hingga 26 Mei 2019. “Tim pelatih juga sudah merencanakan uji coba pada tanggal 25 Mei 2019 di Stadion Pajajaran, Bogor, atau sehari sebelum seleksi sekaligus latihan tahap pertama ini selesai,” katanya.

    Seleksi ini dilakukan untuk mengisi skuad Timnas U-16 yang disiapkan untuk menghadapi ajang Piala AFF U-15 2019. Indonesia berada di grup A bersama dengan Myanmar, Vietnam, Timor-Leste, Singapura, dan Filipina. Kejuaraan  ini akan berlangsung di Chonburi, Thailand.

    Selain berlaga di Piala AFF U-15 2019, Timnas U-16 juga akan bermain di Kualifikasi Piala AFC U-16 2020 pada September mendatang. Indonesia menjadi tuan rumah di ajan ini dan berada di grup G bersama China, Brunei Darussalam, Filipina, dan Kepulauan Mariana Utara.

    PSSI.ORG


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Rincian Rencana Pendapatan dari Pajak 2019 BPRD DKI Jakarta

    Badan Pajak dan Retribusi Daerah DKI Jakarta menetapkan target pendapatan dari pajak sebesar Rp 44,18 triliun pada 2019. Berikut rincian target BPRD.