Ditekuk Bali United, Ini Penyebabnya Versi Pelatih Bhayangkara

Reporter:
Editor:

Hari Prasetyo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemain Bhayangkara FC, Ilham Udin Armaiyn (kiri) mencoba melewati kiper Mitra Kukar, Gerri Mandagi pada pertandingan Grub B Piala Presiden 2019 di Stadion Patriot Chandrabhaga, Bekasi, Jawa Barat, Senin 11 Maret 2019. Pertandingan tersebut dimenangkan oleh Bhayangkara FC dengan skor 2-1 atas Mitra Kukar, gol Bhayangkara dicetak oleh Anderson Aparecido Salles dan Herman Dzumaho sedangkan satu gol Mitra Kukar dicetak oleh Achmad Faris Ardiansyah. TEMPO/Hilman Fathurrahman W

    Pemain Bhayangkara FC, Ilham Udin Armaiyn (kiri) mencoba melewati kiper Mitra Kukar, Gerri Mandagi pada pertandingan Grub B Piala Presiden 2019 di Stadion Patriot Chandrabhaga, Bekasi, Jawa Barat, Senin 11 Maret 2019. Pertandingan tersebut dimenangkan oleh Bhayangkara FC dengan skor 2-1 atas Mitra Kukar, gol Bhayangkara dicetak oleh Anderson Aparecido Salles dan Herman Dzumaho sedangkan satu gol Mitra Kukar dicetak oleh Achmad Faris Ardiansyah. TEMPO/Hilman Fathurrahman W

    TEMPO.CO, Jakarta - Bhayangkara FC gagal mengalahkan Bali United pada laga pekan kedua Shopee Liga 1 2019 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Selasa 21 Mei. Pelatih Bhayangkara, Angel Alfredo Vera, mengatakan timnya bermain baik dalam laga tersebut.

    Klub berjuluk The Guardian ini harus merasakan kekalahan perdananya pada Liga 1 musim ini usai Yabes Roni mencetak gol menit ke-70. Meski kalah, Alfredo Vera tetap mengapresiasi anak asuhnya. Pasalnya, Bhayangkara FC memiliki beberapa peluang namun tak berbuah gol.

    "Pertandingan hari ini berjalan baik. Kami punya kesempatan untuk mencetak gol, tapi belum berhasil," kata Alfredo Vera selepas pertandingan.

    Pelatih asal Argentina itu berpendapat kekalahan timnya karena faktor kartu merah yang diterima pemain belakangnya, Alsan Sanda, pada menit ke-60. Alsan harus keluar lantaran mendapat dua kali kartu kuning.

    Selepas Alsan keluar, Bali United mendapat keuntungan dengan bermain lebih menyerang. Serdadu Tridatu mampu menguasai jalannya pertandingan karena keunggulan jumlah pemain.

    Meski demikian, Alfredo Vera menilai penampilan timnya sudah cukup baik. Menurutnya tidak mudah meladeni Bali United dengan sepuluh pemain di kandangnya.

    “Setelah satu pemain kami kartu merah, Bali United baru bisa mengontrol pertandingan. Tapi sebelum kartu merah, kami bermain bagus,” tutur pelatih Bhayangkara FC ini.

    LIGA INDONESIA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Obligasi Ritel Indonesia Seri 016 Ditawarkan Secara Online

    Pemerintah meluncurkan seri pertama surat utang negara yang diperdagangkan secara daring, yaitu Obligasi Ritel Indonesia seri 016 atau ORI - 016.