Manchester United Salip Barcelona Dalam Perburuan De Ligt

Reporter:
Editor:

Febriyan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO.CO, JakartaManchester United dikabarkan melakukan langkah agresif dalam perburuan bek Ajax Amsterdam, Matthijs de Ligt. Kini mereka bahkan disebut lebih unggul ketimbang Barcelona.

    Media Spanyol Sport menyebutkan bahwa Manchester United melakukan pendekatan agresif kepada agen De Ligt, Mino Raiola. Mereka kabarnya menyodorkan kontrak dengan nilai gaji lebih besar ketimbang yang diajukan oleh Barcelona.

    Selain itu, Manchester United juga disebut siap membayar komisi agen yang harus diterima oleh Raiola.

    Hal itu diyakini membuat De Ligt saat ini lebih condong memilih Manchester United ketimbang Barcelona. Pasalnya kubu La Blaugrana diyakini tak memiliki kartu truf lagi untuk meyakinkan De Ligt dan Raiola menerima tawaran mereka.

    Negosiasi soal transfer De Ligt dengan Barcelona sendiri dikabarkan mandek sejak April lalu. Penyebabnya adalah Raiola ingin menunggu tawaran dari klub lain agar kliennya mendapatkan gaji lebih besar.

    Selain itu, baik Barcelona maupun Ajax Amsterdam kabarnya keberatan membayar komisi agen sebesar 20 persen dari nilai transfer yang harus diterima Raiola. Nilai itu dianggap terlalu besar karena biasanya komisi agen hanya berkisar lima hingga sepuluh persen saja.

    Manchester United sempat membayar sendiri komisi Raiola ketika memboyong Paul Pogba dari Juventus. Saat itu Juventus juga keberatan jika uang yang mereka terima harus dipotong komisi agen.

    Belum ada kabar resmi dari pihak Manchester United, Matthijs de Ligt maupun Barcelona terkait kabar ini. Namun Sport menyatakan bahwa si pemain tampaknya akan segera memutuskan masa depannya apakah akan bermain untuk klub impiannya, Barcelona, atau menerima tawaran uang lebih besar dari Manchester United.

    SPORT


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Rincian Rencana Pendapatan dari Pajak 2019 BPRD DKI Jakarta

    Badan Pajak dan Retribusi Daerah DKI Jakarta menetapkan target pendapatan dari pajak sebesar Rp 44,18 triliun pada 2019. Berikut rincian target BPRD.