Timnas U-16 Diuji Dua Tim dalam Laga di Bogor, Sabtu Malam

Reporter:
Editor:

Ariandono

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Timnas U-16. (Antara)

    Timnas U-16. (Antara)

    TEMPO.CO, Jakarta - Timnas U-16 Indonesia akan menghadapi dua tim yakni kesebelasan Liga Kompas Gramedia dan Sister City dalam laga uji coba yang digelar di Stadion GOR Padjajaran, Bogor, Jawa Barat, hari ini, Sabtu (25/5), mulai pukul 20.30 WIB.

    Dikutip dari laman resmi Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) di Jakarta, Sabtu dini hari, pertandingan itu akan berlangsung dalam format trofeo (ketiga tim saling berhadapan masing-masing satu babak).

    "Namun saya tegaskan, dalam uji coba nanti, saya tidak melihat hasil. Saya ingin mengetahui sejauh mana pemain berkembang dan bisa memahami instruksi yang diberikan pelatih serta menerapkannya dalam pertandingan. Ini mempermudah kami dalam menilai kualitas pemain," ujar pelatih timnas U-16 Bima Sakti.

    Menurut juru taktik timnas Indonesia di Piala AFF 2018 tersebut, para pemainnya terus berlatih sebagai persiapan menuju pertandingan persahabatan itu, terutama mempertajam lini serang.

    Dia pun menilai proses latihan menunjukkan perkembangan positif. Para pemain timnas U-16, yang disiapkan untuk mengikuti Piala AFF U-16 2019 pada September 2019, mampu bekerja sama dengan semakin baik dan bisa menjaga kekompakan.

    Akan tetapi, aspek fisik dan daya tahan pemain masih terus harus ditingkatkan meski secara umum sudah bagus.

    "Fisik pemain telah kami perbaiki dengan meningkatkan intensitas latihan yang tetap menyesuaikan keadaan karena ini bulan Ramadhan," tutur Bima.

    Asisten pelatih Luis Milla di timnas U-23 Indonesia tahun 2017-2018 itu belum berencana mengurangi jumlah pemain timnas U-16 yang kini berjumlah 28 orang. Penilaian performa pemain akan kembali dilakukan pada Juni 2019.

    "Nanti pada 13 Juni kami akan memulai tahap seleksi kedua. Rencananya di Cikarang. Di situ nanti akan ada promosi degradasi lagi karena itu kesempatan seleksi terakhir sebelum kami fokus pada pematangan tim hingga Juli sebelum keberangkatan ke Piala AFF," tutur Bima Sakti lagi.


     

     

    Lihat Juga

     


    Selengkapnya
    Grafis

    Kombatan ISIS asal Indonesia yang Terdeteksi di Suriah dan Irak

    Pada 2017, BNPT memperkirakan seribu lebih WNI tergabung dengan ISIS. Kini, kombatan asal Indonesia itu terdeteksi terserak di Irak dan Suriah.