PSIS Vs Persija Jakarta: Silvio Escobar Mencanangkan Kebangkitan

Reporter:
Editor:

Hari Prasetyo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pesepakbola PS Polri, Fabiano Beltrame (kanan), membawa bola dibayangi pemain Bali United, Silvio Escobar, saat pertandinganlaga terakhir grup B Turnamen Piala Bhayangkara di Stadion Dipta, Bali, 27 Maret 2016. Bali United berhasil mengalahkan PS Polri dengan skor 1-0. TEMPO/Johannes P. Christo

    Pesepakbola PS Polri, Fabiano Beltrame (kanan), membawa bola dibayangi pemain Bali United, Silvio Escobar, saat pertandinganlaga terakhir grup B Turnamen Piala Bhayangkara di Stadion Dipta, Bali, 27 Maret 2016. Bali United berhasil mengalahkan PS Polri dengan skor 1-0. TEMPO/Johannes P. Christo

    TEMPO.CO, Jakarta - Pemain penyerang PSIS Semarang, Silvio Escobar, memiliki motivasi untuk bangkit pada pertandingan pekan kedua kompetisi Shopee Liga 1 2019.

    Dalam pekan kedua Liga 1 2019, PSIS menjamu Persija Jakarta di Stadion Moch Soebroto, Minggu malam ini, 26 Mei, mulai pukul 20.30 WIB.

    Diungkapkan oleh Escobar, ia memiliki motivasi untuk bangkit pada pertandingan kedua. Pasalnya, pada laga perdana, PSIS terpaksa kehilangan poin karena dikalahkan Kalteng Putra 2-1.

    “Tentu saja pada pertandingan melawan Persija saya memiliki motivasi untuk bangkit. Pada pertandingan perdana kita terpaksa kehilangan poin. Jadi di pertandingan besok kita wajib dapat poin. Semoga kita bisa mendapatkannya,” ucap Escobar, Sabtu.

    Terkait persiapannya, pemain berusia 32 tahun itu mengatakan sudah melakukannya dengan baik. “Alhamdulillah, persiapan kita baik. Tidak ada kendala juga. Mudah-mudahan besok kita bisa maksimal melawan Persija dan mendapatkan poin,” ujar mantan pemain Bali United yang kemudian direkrut Persija dan kini dipinjamkan ke PSIS ini.

    PSIS.CO.ID


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Rincian Rencana Pendapatan dari Pajak 2019 BPRD DKI Jakarta

    Badan Pajak dan Retribusi Daerah DKI Jakarta menetapkan target pendapatan dari pajak sebesar Rp 44,18 triliun pada 2019. Berikut rincian target BPRD.