Bhayangkara FC Vs Barito Putera Dipastikan Berjalan Normal

Reporter:
Editor:

Febriyan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Dendy Sulistyawan, pemain Bhayangkara FC (liga indonesia)

    Dendy Sulistyawan, pemain Bhayangkara FC (liga indonesia)

    TEMPO.CO, Jakarta - Pertandingan Liga 1 Indonesia 2019 antara Bhayangkara FC kontra Barito Putera di Stadion Patriot Candrabaga, Bekasi, Jawa Barat, dipastikan akan berlangsung secara normal. Panitia Pertandingan telah mengantongi izin untuk menggelar laga tersebut dengan penonton pada Selasa besok.

    Dikutip dari laman resmi Bhayangkara FC, manajer klub berjuluk The Guardian itu, AKBP Sumardji menyebut bahwa kondisi terkini di Jakarta tidak akan menganggu rencana laga tersebut.

    "Saya sudah menanyakan ke pihak panitia pelaksana pertandingan bahwa partai melawan Barito Putera tetap digelar di Stadion Patriot Candrabaga dan boleh disaksikan oleh penonton kedua tim," ujar Sumardji.

    Pihak Bhayangkara FC sendiri sudah menyiapkan tiket untuk laga tersebut. Pendukung Barito Putera dipersilakan hadir di stadion yang berkapasitas 30 ribu penonton itu.

    "Kami berharap laga berjalan dengan lancar sesuai harapan," tutur Sumardji.

    Terkait laga kontra Barito, Bhayangkara FC mau tidak mau harus memenangkan pertandingan tersebut karena mereka tidak pernah menang di dua laga perdana Liga 1.

    Indra Kahfi dan kawan-kawan sebelumnya kalah 1-0 dari tuan rumah Bali United dan seri 1-1 ketika bertandang ke markas Borneo FC.

    Situasi keamanan di Jakarta menghangat usai terjadi kerusuhan pada tanggal 21 dan 22 Mei 2019. Kondisi demikian berimbas ke Liga 1 Indonesia. Salah satunya adalah terpaksa diubahnya lokasi laga Persija Jakarta kontra Bali United, yang seharusnya dilangsungkan di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jumat mendatang menjadi ke Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali atau Bali United yang menjadi tuan rumah.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Rincian Rencana Pendapatan dari Pajak 2019 BPRD DKI Jakarta

    Badan Pajak dan Retribusi Daerah DKI Jakarta menetapkan target pendapatan dari pajak sebesar Rp 44,18 triliun pada 2019. Berikut rincian target BPRD.