Laga Pekan 4 Hingga 10 Berubah, Ini Jadwal Persib Bandung Terbaru

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemain Persib Bandung, Artur Gevorkyan. (persib.co.id)

    Pemain Persib Bandung, Artur Gevorkyan. (persib.co.id)

    TEMPO.CO, Jakarta - Jadwal Persib Bandung, seperti juga tim peserta Liga 1 lain, mengalami perubahan untuk pekan keempat hingga pekan ke-10. Jadwal pertandingan baru untuk bulan Juni-Juli sudah dikirimkan operator kompetisi PT. Liga Indonesia Baru (LIB) ke Persib.

    Perubahan jadwal itu dilakukan untuk mengantisipasi padatnya jadwal pertandingan terkait digelarnya lanjutan Piala Indonesia, serta beberapa tim yang masih bermain di Piala AFC, juga berhubungan dengan jadwal slot TV/Host Broadcaster.

    Terdekat pada bulan Juni nanti Maung Bandung sudah harus bertanding pada tanggal 14 Juni melawan Arema FC di Malang. Jadwal ini sedianya digelar pada 16 Juni. Pergeseran ini agar tidak terlalu mepet dengan partai tunda Persib vs Tira Persikabo pada 18 Juni.

    Meski sedikit terganggu, Robert Alberts mengatakan tim akan menerimanya dan coba menyesuaikan diri. Mereka hanya harus memotong waktu libur lebaran Idul Fitri dan menyusun ulang rencana.

    "Itu membuat kami harus memulai lebih cepat dari rencana awal dan beberapa pemain mungkin bermasalah karena sudah membeli tiket, tapi sekarang harus mengubahnya dan harus menerima itu," kata pelatih asal B elanda itu.

    Seusai melawan Semen Padang Rabu, 29 Mei, Persib akan meliburkan tim mulai 1 Juni sampai 7 Juni. Namun para pemainnya akan punya tugas berupa pekerjaan rumah menjaga kondisi dan asupan makanan.

    "Kami libur mulai tanggal 1 sampai 7 (Juni) tapi mereka tetap mendapat tugas. Mereka mempunyai pekerjaan rumah untuk selalu berlatih," kata Robert.

    Jadwal Persib:
    29 Mei: Vs Semen Padang (tandang)
    14 Juni: Vs Arema FC (tandang)
    18 Juni: Vs Tira Persikabo (kandang)
    23 Juni: Vs Madura United (kandang)
    30 Juni: Vs Bhayangkara FC (tandang)
    6 Juli: Vs Persebaya (tandang)
    10 Juli: Vs Persija (tandang).

    LIGA INDONESIA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Rincian Rencana Pendapatan dari Pajak 2019 BPRD DKI Jakarta

    Badan Pajak dan Retribusi Daerah DKI Jakarta menetapkan target pendapatan dari pajak sebesar Rp 44,18 triliun pada 2019. Berikut rincian target BPRD.