Menumbangkan Persija, Ini Kunci Sukses PSIS Semarang

Reporter:
Editor:

Hari Prasetyo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pesepak bola klub PSIS Semarang Hari Nur Yulianto (kanan) berebut bola dengan pesepak bola Persib Bandung Henhen Herdiana (tengah) dalam pertandingan lanjutan Liga 1 Indonesia di Stadion Moch. Soebroto, Magelang, Jawa Tengah, Ahad, 18 November 2018. Gol PSIS dicetak oleh Bruno Silva, Hari Nur Yulianto, dan Ibrahim Conteh. ANTARA/Aditya Pradana Putra

    Pesepak bola klub PSIS Semarang Hari Nur Yulianto (kanan) berebut bola dengan pesepak bola Persib Bandung Henhen Herdiana (tengah) dalam pertandingan lanjutan Liga 1 Indonesia di Stadion Moch. Soebroto, Magelang, Jawa Tengah, Ahad, 18 November 2018. Gol PSIS dicetak oleh Bruno Silva, Hari Nur Yulianto, dan Ibrahim Conteh. ANTARA/Aditya Pradana Putra

    TEMPO.CO, Jakarta - Pelatih PSIS Semarang, Jafri Sastra, memuji penampilan tak kenal lelah timnya saat menghadapi Persija Jakarta pada pekan kedua Shopee Liga 1 2019 di Stadion Moch Soebroto Kota Magelang, Minggu malam, 26 Mei 2019. Sempat tertinggal satu gol, akhirnya Hari Nur dan kolega berhasil membalikkan keadaan menjadi 2-1 di akhir pertandingan.

    Juru taktik asal Payakumbuh itu melihat ada peningkatan pada anak asuhnya usai kalah 1-2 dari Kalteng Putra pada pekan pertama. Hasil latihan sepekan usai laga perdana Shopee Liga 1 2019 itu, berbuah peningkatan tersebut di laga melawan Macan Kemayoran.

    "Alhamdulillah kami, anak-anak PSIS hari ini bisa raih tiga poin. Hari ini anak-anak bermain konsisten. Kemudian lebih punya disiplin dan lebih punya mental untuk memenangkan laga," ungkap Jafri.

    "Kondisinya terbalik saat lawan Kalteng, saat itu kami terlebih dulu unggul dan kami akhirnya kalah. Namun, hari ini berbalik,'' kata Jafri lagi.

    Perubahan untuk menarik Silvio Escobar dengan memasukkan Tegar Infantri yang dilakukan eks pelatih Mitra Kukar itu berbuah manis. Apalagi Hari Nur, yang berubah posisinya dari penyerang sayap menjadi penyerang utama menggantikan tempat Escobar, mampu menghasilkan dua gol.

    ''Situasi ini kami buat ketika sesi-sesi latihan karena hasil laga pertandingan pertama yang berakhir dengan kekalahan  dari Kalteng Putra pekan lalu. Banyak catatan-catatan yang kami kerjakan. Kemudian coba kami aplikasikan ke pemain. Alhamdulillah semua berjalan sesuai dengan yang kami rencanakan,'' jelas Jafri.

    Namun dia tidak ingin pemainnya cepat puas. Sebab, lawan selanjutnya yang harus dia hadapi yakni Persebaya Surabaya di Stadion Gelora Bung Tomo pada 30 Mei mendatang.

    ''Lawan Persebaya punya waktu singkat. Senin (27/5) kami harus recovery dan Selasa (28/9) kami harus berangkat. Saya sudah sampaikan kepada pemain, mereka sebagai pemain profesional harus siap ditampilkan kapan pun dan dalam kondisi apapun. Kami tidak mungkin tergantung pada 11 pemain saja,'' tegas Jafri.

    Hasil kemenangan melawan Persija juga disyukuri pemain sayap PSIS Komarodin. Dia juga mengamini harapan dari Jafri terkait laga selanjutnya. ''Pertandingan malam ini laga yang luar biasa. Intinya kami bersyukur kepada Tuhan. Semua berkat kerja sama tim juga. Semoga pertandingan selanjutnya kami bisa meraih hasil maksimal,'' kata pemain sayap PSIS Semarang ini.

    LIGA INDONESIA | PSIS.CO.ID


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Obligasi Ritel Indonesia Seri 016 Ditawarkan Secara Online

    Pemerintah meluncurkan seri pertama surat utang negara yang diperdagangkan secara daring, yaitu Obligasi Ritel Indonesia seri 016 atau ORI - 016.