Ridwan Kamil Bentangkan Syal Persib Bandung di Kenya

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil di sidang pertama Majelis PBB untuk Permukiman atau UN Habitat Assembly, Senin, 27 Mei 2019, di Nairobi, Kenya.

    Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil di sidang pertama Majelis PBB untuk Permukiman atau UN Habitat Assembly, Senin, 27 Mei 2019, di Nairobi, Kenya.

    TEMPO.CO, JakartaPersib Bandung meraih hasil kurang memuaskan karena ditahan tim promosi Semen Padang 0-0 dalam pekan ketiga Shopee Liga 1 2019 di Stadion Haji Agus Salim, Rabu.

    Namun, apapun hasil yang diraih, dukungan untuk tim berjuluk Maung Bandung itu tak pernah surut. Dukungan untuk Persib tidak hanya hadir dari Bandung ataupun Indonesia. Doa dan semangat untuk  bangkit juga hadir dari negara yang jauh dari Tanah Air yakni Kenya yang terletak di Benua Afrika.

    Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil yang baru saja menjadi pembicara sidang majelis PBB menyempatkan membentangkan syal Persib di Kenya bersama warga masyarakat di sana. Hal ini nampak dari unggahan instagramnya pada Kamis, 30 Mei 2019. Belum diketahui apakah syal tersebut dibawa dari Indonesia atau hasil tenun masyarakat Kenya.

    Pria yang akrab disapa Emil ini bercerita bahwa masyarakat di sana seperti di Indonesia karena senang mengenakan kain seperti sarung. Namun perbedaannya di sana sarung digunakan sebagai selimut dan digunakan untuk menari yang mirip seperti lompatan pocong.

    Emil sendiri memang dikenal mencintai Persib, maka tak heran apabila ia berada di negara yang berjarak jauh dari Bandung masih sempat ingat akan klub kebanggaan masyarakat Ibu kota Jawa Barat tersebut.

    Sebelumnya, beberapa kali ia juga terlihat menonton langsung di stadion dengan mengajak istrinya Atalia Praratya yang juga memiliki kegemaran menonton sepak bola. Saat acara launching Persib beberapa waktu lalu, mantan Walikota Bandung ini nampak hadir dan memberikan doa serta dukungan kepada Maung Bandung.

    INDOSPORT


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Operasi Ketupat 2021 Demi Menegakkan Larangan Mudik, Berlaku 6 Mei 2021

    Sekitar 166 ribu polisi diterjunkan dalam Operasi Ketupat 2021 untuk menegakkan larangan mudik. Mereka tersebar di lebih dari 300 titik.