Minggu, 15 September 2019

Liga 1, Ini 3 Calon Pengganti Djanur di Persebaya Surabaya

Reporter:
Editor:

Febriyan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pelatih Persebaya Surabaya, Djadjang Nurdjaman. (liga-indonesia.id)

    Pelatih Persebaya Surabaya, Djadjang Nurdjaman. (liga-indonesia.id)

    2. Milan Petrovic

    Nama Milan Petrovic melejit pada musim 2018 lalu saat membesut Arema FC di putaran kedua. 

    Milan Petrovic sukses memperbaiki performa Arema FC dan membawa Singo Edan finis di posisi keenam pada klasemen akhir.   

    Namun, secara mengejutkan manajemen Arema FC memutuskan untuk mendepak Petrovic di akhir musim. Posisi pelatih asal Serbia ini pun tengah lowong dan siap dipinang oleh klub Liga 1. 

    3. Rafael Berges

    Rafael Berges pernah menukangi klub Mitra Kukar pada Liga 1 musim 2018. Sayang, di tengah kompetisi ia mengundurkan diri menyusul hasil buruk yang diraih Mitra Kukar. Padahal, pada musim 2017 lalu ia berhasil membawa Mitra ke 10 besar klasemen. 

    Rafael Berges sejatinya adalah pelatih dengan CV yang cukup mumpuni. Saat masih main, Rafael Berges merupakan mantan pemain Timnas Spanyol U-23. Bersama Pep Guardiola dan Luis Enrique, dia pernah membela Timnas Spanyol di Olimpiade 1992. 

    Sebelum melatih Mitra Kukar, Berges juga pernah menukangi beberapa klub Spanyol di antaranya UD Logrones, Real Jaen, Cordoba, Pozoblanco, Linares, dan Almeria B.
    Berges bisa menjadi pilihan ideal untuk menukangi tim Persebaya Surabaya yang punya cukup banyak bintang. 

    Suporter Persebaya Surabaya, Bonek, sendiri sempat menyuarakan "Djanur Out" pada saat laga kontra PSIS Semarang Kamis kemarin. Hal itu membuat posisi Djajang Nurdjaman tampaknya tinggal menunggu waktu untuk angkat koper dari Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya. Dia pun bisa menjadi pelatih pertama yang mengalami pemecatan di Liga 1 2019. 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lima Warisan Iptek yang Ditinggalkan BJ Habibie si Mr Crack

    BJ Habibie mewariskan beberapa hal yang berkaitan dengan ilmu pengetahuan dan teknologi. Warisannya berupa lembaga, industri, dan teori kelas dunia.