Neymar Tanggapi Tuduhan Perkosaan, Bilang Sedang Diperas

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemain Timnas Brasil, Neymar. REUTERS/Faisal Al Nasser

    Pemain Timnas Brasil, Neymar. REUTERS/Faisal Al Nasser

    TEMPO.CO, Jakarta - Bintang Timnas Brasil dan Paris Saint-Germain (PSG), Neymar, akhirnya memberi tanggapan terkait tuduhan pemerkosaan yang menimpanya. Ia menolak segala tuduhan yang dialamatkan kepadanya.

    Sebelumnya, muncul laporan bahwa seorang wanita yang namanya dirahasiakan telah menjadi korban pelecehan oleh Neymar. Ia berkenalan dengan Neymar lewat instagram dan kemudian dibayari untuk datang di Paris. Di sana, ia mengklaim telah dipaksa berhubungan badan oleh Neymar. Dai melaporkan kejadian itu ke kepolisian di Brasil, beberapa hari setelah kejadian.

    Neymar, melalui pernyataan dari manajemennya, menyangkal tuduhan tersebut. Dia juga mengklaim bahwa ia juga menjadi korban pemerasan oleh pengacara yang mengaku sebagai wakil dari wanita yang dia perkosa.

    Menurut Fox Sports, pihak manajemen Neymar juga menanggapi masalah tersebut melalui sebuah press release bahwa tidak ada bukti yang menguatkan bahwa pemain 27 tahun tersebut telah melakukan perbuatan tercela.

    Baca: Dituduh Memperkosa di Paris, Neymar Dilaporkan ke Polisi Brasil

    “Meskipun dia masih terkejut dengan berita itu, faktanya sudah diketahui pemain dan stafnya, dia juga menjadi korban pemerasan yang dilakukan pengacara di Sao Paulo yang mengaku mewakili si korban,” demikian bunyi pernyataan tersebut.

    “Pihak pengacara pemain akan segera mengambil tindakan yang tepat. Kami benar-benar menolak tuduhan yang tidak adil ini, dan sorotan media begitu negatif. Semua bukti percobaan pemerasan dan bukti non-pemerkosaan akan diserahkan ke pihak polisi sesegera mungkin.”

    Terkait masalah ini, pihak klub sepak bola yang menaungi Neymar belum memberikan tanggapannya, sedangkan Federasi Sepak Bola Brasil (CBF) menolak permintaan untuk memberi respons.

    Baca: Video Viral: Neymar 'Ngamuk' Saat Dikolongi Pemain Remaja

    Tuduhan ini sendiri mencuat ketika Neymar sedang mempersiapkan diri untuk membela Timnas Brasil di Copa America. Brasil akan mengawali turnamen tersebut melawan Bolivia pada tanggal 15 Juni 2019.

    INDOSPORT


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.