La Liga Spanyol: Ada Match Fixing di Laga Valladolid Vs Valencia?

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemain Valencia. REUTERS/Heino Kalis

    Pemain Valencia. REUTERS/Heino Kalis

    TEMPO.CO, Jakarta - Sepak bola Spanyol tengah digemparkan dengan adanya temuan pengaturan skor atau match fixing di salah satu pertandingan La Liga Spanyol musim ini. Dalam sebuah laporan investigasi yang dimuat oleh El Mundo Deportivo, salah satu pertandingan di pekan terakhir LaLiga 2018/19 antara Real Valladolid vs Valencia hasilnya diduga telah diatur.

    Berlangsung di Stadion Jose Zorrilla, pertandingan itu berhasil dimenangkan oleh Valencia dengan skor 0-2. Namun, gol-gol yang tercipta di menit ke-36 dan ke-52 itu terdapat sejumlah kejanggalan seperti berbuah dari kesalahan pemain Valladolid.

    Hal tersebut membuat pihak kepolisan Spanyol langsung melakukan investigasi. Mereka mendapati sebuah rekaman telepon milik mantan seorang pesepakbola, Carlos Aranda yang diduga sebagai dalangnya.

    Dalam rekaman tersebut, diungkap kalau ada tujuh pemain Real Valladolid yang telah disuap untuk memberikan kemenangan terhadap Valencia.

    "Dengar, Valencia akan menang di babak pertama dan kedua, oke?" ujar Carlos Aranda, dalam percakapan telepon tersebut.

    "Jadi, mereka harus mencetak dua gol di dua babak itu, mereka menang di babak pertama dan kedua," seperti dikutip dari El Mundo Deportivo.

    Adapun motif pengaturan skor ini dilakukan untuk memuluskan langkah Valencia lolos ke Liga Champions, karena Valladolid sendiri telah terhindar dari zona degradasi sehingga jika kalah mereka tetap bertahan di La Liga musim depan.

    Tak hanya sampai disini, pihak kepolisian Spanyol terus mendalami kasus pengaturan skor ini. Dari penyelidikan terbaru, ada beberapa pemain, staf serta jajaran eksekutif klub di La Liga dan Segunda Division yang sudah ditanggap.

    Selain Real Valladolid vs Valencia, pihak kepolisian Spanyol juga menyatakan masih akan melakukan investigasi lagi terhadap tiga pertandingan lain di Liga Spanyol yang terindikasi match fixing dan diragukan kemurniannya.

    INDOSPORT


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Korban dan Pelaku Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan

    Kepolisian menyebut enam orang menjadi korban ledakan bom bunuh diri di Polrestabes Medan. Pelaku pengeboman mengenakan atribut Gojek.