Idul Fitri, Begini Gaya Mohamed Salah Bagi-bagi THR

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemain Liverpool Mohamed Salah mencium piala Liga Champions yang diraihnya dengan mengalahkan Tottenham Hotspur di Wanda Metropolitano, Madird, Spanyol, 1 Juni 2019. REUTERS/Kai Pfaffenbach

    Pemain Liverpool Mohamed Salah mencium piala Liga Champions yang diraihnya dengan mengalahkan Tottenham Hotspur di Wanda Metropolitano, Madird, Spanyol, 1 Juni 2019. REUTERS/Kai Pfaffenbach

    TEMPO.CO, Jakarta - Tradisi memberikan THR atau tunjangan hari raya kepada sanak famili di daerah asal, saat hari raya Idul Fitri, ternyata juga dilakukan bintang Liverpool, Mohamed Salah. Ia bahkan tak tak hanya melakukannya pada hari Lebaran saja.

    Dilansir dari situs BBC, Salah kerap dipuji karena sifat kedermawanannya. “Tak seperti pesepak bola lain yang sudah menjadi kaya, Salah tak pernah lupa daerah asalnya sendiri ketika uang bukan lagi menjadi masalah dalam hidupnya,” ujar Inas Mazhar, staf media Timnas Mesir medio 2016-2018.

    Baca: Berkat Mohamed Salah, Islamofobia di Liverpool Menurun Tajam

    Salah memberikan tunjangan finansial kepada 450 kepala keluarga di Basyoun, Mesir, yang diberikannya setiap bulan. Basyoun merupakan kota kelahiran Salah. Tak hanya itu, Salah kerap menyumbangkan apa pun kebutuhan warga perkampungannya melalui sang ayah.

    “Seseorang di kampungnya (di Basyoun) yang membutuhkan uang biasanya akan datang ke ayahanda Salah di Mesir untuk meminta sumbangan. Atau, ada juga yang membutuhkan dana untuk operasi dan meminta bantuan. Jika semua itu terbukti benar, Salah tak ragu-ragu menyumbangkan uangnya,” ujar Inas.

    Eks Chelsea dan AS Roma itu pun memberikan sumbangan kepada mantan pesepak bola Mesir yang membutuhkan secara finansial. Ia diyakini menyumbangkan dana sebesar US$ 30 ribu  (setara Rp 424 juta).

    Kedermawanannya bahkan bisa dikatakan melampaui batas. Salah menyumbangkan hampir 300 ribu dolar Amerika (sekitar 4,3 miliar rupiah) kepada pemerintah Mesir yang saat itu sedang mengalami krisis finansial.

    Jika ditarik ke tahun 2002, tepatnya saat ia baru menginjak usia 10 tahun, kedermawanan Salah terlihat meski ia belum bergelimang uang seperti saat ini. Hal itu diakui oleh Hamdi Nooh, pelatih klub profesional pertama Salah di Mesir.

    Baca: Video Mohamed Salah Berbuka Puasa di Final Liga Champions

    “Meski ia masih muda, Salah terbiasa membawa makanan dari rumahnya ke tempat latihan. Ia akan memberikannya kepada anjing kecil di sekitar lapangan. Itu dilakukannya terus-menerus dan ia tetap seperti itu. Ia memiliki hati yang besar dan suka memberi,” kata Hamdi.

    Idul Fitri tahun ini akan terasa lebih spesial bagi Mohamed Salah mengingat ia dan klubnya, Liverpool, baru saja berhasil meraih trofi Liga Champions 2018/19 pada 2 Juni lalu alias tiga hari sebelum Hari Raya.

    INDOSPORT


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Modus Sejumlah Kepala Daerah dan Pejabat DPD Cuci Uang di Kasino

    PPATK menyingkap sejumlah kepala daerah yang diduga mencuci uang korupsi lewat rumah judi. Ada juga senator yang melakukan modus yang sama di kasino.