Disanksi Komdis PSSI, Pemain Persija Ini Tak Berniat Injak Evan

Reporter:
Editor:

Hari Prasetyo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pesepakbola Persija, Sandi Sute melakukan selebrasi usai menjebol gawang Ceres Negros dalam laga lanjutan grup G AFC Cup 2019 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Selasa, 23 April 2019. Persija gagal mempertahankan keunggulan, dan dibobol tiga gol pada menit 70, 84 dan 90. TEMPO/M Taufan Rengganis

    Pesepakbola Persija, Sandi Sute melakukan selebrasi usai menjebol gawang Ceres Negros dalam laga lanjutan grup G AFC Cup 2019 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Selasa, 23 April 2019. Persija gagal mempertahankan keunggulan, dan dibobol tiga gol pada menit 70, 84 dan 90. TEMPO/M Taufan Rengganis

    TEMPO.CO, Jakarta - Pemain gelandang Persija Jakarta, Sandi Darman Sute, menyatakan mendapat pelajaran berharga setelah dijatuhi denda Komite Disiplin (Komdis) PSSI. Ia harus disanksi larangan bermain dua laga serta denda uang sebesar Rp 10 Juta.

    Sandi memang kecewa dengan hukuman tersebut apalagi diakuinya dirinya tidak tidak berniat menginjak pemain Barito Putera, yaitu Evan Dimas. Sebelumnya Komdis PSSI menghukum gelandang asal Palu ini karena dinilai menyentuh Evan Dimas dengan kaki pada saat kedua tim bertemu pada pekan 1 Shopee Liga 1 2019, pada 20 Mei.

    “Saya memang kecewa dengan sanksi ini. Tapi,  mau bagaimana lagi, saya harus menerima dengan lapang dada. Sekali lagi jika menonton videonya, saya sama sekali tidak sengaja karena sedang perebutan bola dan itu tidak terkena badan Evan,”ujar Sandi, Minggu 16 Juni.

    Untuk selanjutnya ia berjanji akan lebih bijaksana dalam bersikap pada laga-laga berikutnya. Ia juga menilai kejadian ini jadi pelajaran ke depannya agar tidak terulang lagi. “Semoga dengan kejadian ini ada hikmahnya, sebagai pembelajaran dan saya juga ke depannya akan lebih hati-hati,” kata gelandang Persija ini.

    PERSIJA.ID | PSSI.ORG


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wiranto Ditusuk Seseorang yang Diduga Terpapar Radikalisme ISIS

    Menkopolhukam, Wiranto ditusuk oleh orang tak dikenal yang diduga terpapar paham radikalisme ISIS. Bagaimana latar belakang pelakunya?