Madura United Tahan Imbang Persib, AQ Puji Perjuangan Kiper Ridho

Reporter:
Editor:

Hari Prasetyo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kiper Madura United, Muhammad Ridho Djazulie (pssi.org.)

    Kiper Madura United, Muhammad Ridho Djazulie (pssi.org.)

    TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Madura United, Achsanul Qosasi, menyaksikan langsung perjuangan Greg Nwokolo dan kawan-kawan menahan imbang Persib Bandung 1-1 di Stadion Si Jalak Harupat Bandung, Minggu sore, 23 Juni 2019, dalam lanjutan Liga 1.

    Seusai pertandingan, presiden klub yang familiar disapa AQ ini membereikan selamat langsung kepada tim arahan Dejan Antonic tersebut. Dia juga ikut menyapa suporter yang hadir langsung serta foto bersama dengan pemain.

    Soal pertandingan, AQ memuji penampilan Supardi Nasir dan kawan-kawan. Sebab, mereka bisa menekan tim yang dikenal dengan julukan Laskar Sape Kerrab itu.

    Tapi, dia menegaskan, Persib Bandung belum pernah mampu mengalahkan tim arahan Dejan Antonic sejak musim 2016. Hal itu menjadi kebanggaan tersendiri baginya dengan hasil imbang kemarin sore.

    "Pertandingan yang bagus untuk Persib, sebab begitu banyak peluang, tapi mereka tidak bisa cetak gol. Ujungnya, memang Persib tidak bisa mengalahkan Madura. Itulah sepak bola," ujarnya.

    Di samping itu, pria asal Kabupaten Sumenep itu meminta agar tidak melupakan jasa kiper tim ini M. Ridho Djazulie. Meski kebobolan via titik putih, dia menilai, Ridho mampu tampil bagus.

    "Kipernya juga harus dipuji, kami semua bisa lihat berapa banyak tadi dia (M. Ridho Djazulie) menyelamatkan bola," jelasnya.

    Sedangkan kiper bernomor punggung 20 itu mengaku, pujian AQ akan dijadikan motivasi untuk terus tampil bagus untuk Madura United. Dia pun bertelad mewujudkan impian presiden klub itu.  "Alhamdulillah, itu jadi motivasi bagi saya, nanti yang membuat saya bisa lebih semangat latihan dan tampil konsisten di pertandingan. Saya jua ingin juara musim ini bersama Madura United," katanya.

    MADURAUNITEDFC.COM


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ada 1.087 Fintech P2P Lending Dihentikan sejak 2018 hingga 2019

    Ketua Satgas Waspada Investasi, Tongam L. Tobing mengatakan dari 2018 hingga 2019, sebanyak 1.087 entitas fintech P2P lending ilegal telah dihentikan.